Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk proyek pembongkaran tiang monorel terbengkalai sekaligus penataan ulang kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan, dana tersebut tidak hanya dialokasikan untuk membongkar struktur monorel lama, tetapi juga untuk perbaikan jalan, pembangunan trotoar, serta penataan kawasan secara menyeluruh.
“Anggaran Rp100 miliar itu bukan hanya untuk membongkar tiang, tetapi juga untuk memperbaiki jalan, membangun trotoar, dan merapikan kawasan. Totalnya memang untuk perbaikan Jalan Rasuna Said,” kata Pramono dalam keterangan tertulis, Minggu, 11 Januari 2026.
Ia menambahkan, secara teknis biaya pembongkaran tiang monorel tidak terlalu besar dibandingkan dengan pekerjaan penataan kawasan yang akan dilakukan.
“Kalau hanya untuk membongkar, biayanya relatif kecil. Yang besar justru penataan ulang jalannya,”jelasnya.
Mulai Pekan Depan
Pramono menyampaikan bahwa proses pembongkaran direncanakan mulai pekan depan. Dalam pelaksanaannya, ia berencana mengundang mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso untuk hadir dalam momentum tersebut.
“Nanti pekan depan saya akan undang Bang Yos supaya kita sama-sama membersihkan monorel itu dan merapikan jalannya,” tandas Pramono.
Proyek ini diharapkan dapat mengakhiri keberadaan tiang monorel yang selama bertahun-tahun terbengkalai, sekaligus memperbaiki wajah salah satu koridor utama di Jakarta.
Editor: Redaktur TVRINews


/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F01%2F28%2F36b3a0cd0b6d265a8889b5690cee843c-cropped_image.png)

