Penulis: Heru Wicaksono
TVRINews, Pacitan
Sebagai langkah antisipatif terhadap ancaman abrasi, banjir, dan longsor, jajaran Korem 081/Dhirot Saha Jaya melakukan penanaman mangrove serta tanaman keras lain di Wato Meja Mangrove Park, Kawasan Pantai Pancer Etan.
Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, didampingi Dandim 0801/Pacitan, Letkol Arh. Imam Musahirul, serta Wakil Bupati Pacitan, Gagarin Sumrambah, bersama Forkopimda, memantau langsung kegiatan penanaman di kawasan pesisir tersebut.
Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi TNI dan Pemkab Pacitan untuk menjaga lingkungan serta memitigasi bencana sejak dini.
Wato Meja Mangrove Park, yang sebelumnya sudah menjadi destinasi wisata dengan fasilitas bermain dan warung yang dikelola warga Desa Kembang, kini semakin diperkuat dengan penanaman vegetasi baru.
Kehadiran mangrove dan tanaman keras diharapkan mampu melindungi ekosistem pesisir serta daratan sekitarnya dari gelombang tinggi laut Selatan Jawa yang rawan menimbulkan bencana.
“Hutan mangrove ini selain untuk wisata, fungsi utamanya adalah menanggulangi dampak banjir di kawasan pantai karena lokasinya sangat dekat dengan laut,” ujar Danrem Untoro kutip Minggu, 11 Januari 2026
Ia menambahkan, penanaman ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata menjaga keseimbangan alam, terutama mengingat kondisi geografis Pacitan yang terdiri dari pesisir dan perbukitan, rawan bencana.
Tanaman keras yang ditanam berperan penting menahan longsor dan erosi. Akar tanaman mampu mengikat tanah dan meningkatkan daya serap air hujan, sehingga mampu menekan risiko banjir dan longsor saat musim penghujan tiba.
Keberadaan mangrove sendiri berfungsi sebagai benteng alami yang menahan gelombang laut, mencegah abrasi, dan melindungi ekosistem laut serta daratan sekitar.
“Selain mangrove, tanaman keras di perbukitan juga sangat vital. Akar yang kuat menjaga struktur tanah tetap stabil, mengurangi erosi, serta menahan banjir dan longsor,” tambah Danrem.
Kegiatan ini sekaligus melanjutkan upaya pengembangan mangrove di Pacitan. Sebelumnya, akhir Desember lalu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan penanaman mangrove di lokasi yang sama dalam rangka Festival Mangrove Jawa Timur.
Editor: Redaktur TVRINews





