Viral Perempuan Jadi Korban Ekshibisionisme WNA di Blok M, Pramono: Hukum Seberat-beratnya

kompas.tv
10 jam lalu
Cover Berita
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026). (Sumber: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons video viral yang memperlihatkan seorang warga negara asing (WNA) melakukan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan di Taman Literasi Blok M, Jakarta Selatan.

Pramono menegaskan pihaknya tidak menoleransi pelecehan seksual. Menurut Pramono, terduga pelaku akan dihukum seberat-beratnya jika ditangkap.

"Ya kalau itu dilakukan, tertangkap, dihukum seberat-beratnya," kata Pramono dalam laporan tim liputan KompasTV, Minggu (11/1/2026).

Baca Juga: Menag Sebut Indonesia Butuh Banyak Guru Tahfiz Perempuan, Ini Alasannya

Sebelumnya, viral di media sosial rekaman seorang WNA yang diduga melakukan pelecehan seksual. Dalam video yang dibagikan akun @jabodetabek24info, WNA tersebut diduga melakukan ekshibisionisme atau menunjukkan alat kelamin di depan umum.

Seorang perempuan melaporkan tindakan WNA itu kepada petugas keamanan setempat. Menurut korban, terduga pelaku memanggil-manggil korban dengan suara dan isyarat agar dirinya menoleh dan pelaku melancarkan aksinya.

Korban yang merasa terganggu dan ketakutan segera meminta pertolongan kepada petugas di dekat lokasi. Petugas pun memanggil satuan pengamanan untuk menangani kejadian tersebut.

Saat didatangi petugas keamanan, pelaku sempat mengelak dan berdebat dengan petugas. Belum diketahui identitas atau dari negara mana WNA tersebut.

Baca Juga: Kemlu RI Laporkan WNA Bonnie Blue ke Otoritas Inggris soal Dugaan Pelecehan Bendera Merah Putih

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV

Tag
  • pelecehan seksual
  • pelecehan seksual blok m
  • ekshibisionis
  • pramono anung
  • blok m
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Berapa Gaji dan Tunjangan Tamtama TNI AD di 2026? Berikut Rincian Lengkapnya
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tatap Pemilih Muda 2029, Rakernas I PDIP Usung Format 7 Komisi Substansial
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
2 Faktor Penting yang Jadi Fokus Fajar/Fikri Usai Gagal di Semifinal Malaysia Open 2026
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
• 3 jam lalusuara.com
thumb
KPK Minta Wajib Pajak Lawan Oknum Pemeras dan Segera Laporkan
• 3 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.