JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyerukan kepada seluruh masyarakat Betawi bersatu, terlebih mereka yang tergabung dalam lembaga adat Majelis Kaum Betawi.
Hal itu diungkapkan Pramono di depan pusara pahlawan nasional MH Thamrin dalam acara haul ke-8 di TPU Karet Bivak, Jakarta, Minggu (11/1/2025).
“Hari ini kita memperingati haul ke-85 MH Thamrin, saya sebagai Gubernur Jakarta, Bang Foke, harapannya cuma satu, semoga Majelis Kaum Betawi ini segera bersatu. Jangan ada lagi "ini itu, ini itu". Sudah lah, saya sudah sampaikan ke Bang Foke: 'Bang, apa yang harus saya kerjakan, pasti saya kerjakan," ujar Pramono.
Pramono menekankan bahwa salah satu keunggulan masyarakat Betawi adalah egaliter. Sebab Jakarta sejak zaman dahulu tidak memiliki raja maupun sultan. Hal demikian yang kata dia semua orang merasa memiliki kuasa.
"Semuanya jadi raja, semuanya jadi sultan. Tetapi inilah kekuatan, dan ini harus dipersatukan. Sebab kalau ini bisa dipersatukan, menurut saya ini akan menjadi kekuatan yang luar biasa," kata Pramono.
Pramono mengingatkan amanah itu termaktub dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta. Dalam beleid itu, menyebutkan budaya utama Jakarta saat ini adalah budaya Betawi.


