Pendapat Ibrahim Risyad Tuai Kontroversi, Ini Kata Konselor Pernikahan soal Istri Bekerja

insertlive.com
11 jam lalu
Cover Berita

Pernyataan aktor Ibrahim Risyad mengenai preferensinya untuk mempunyai istri yang tetap bekerja setelah menikah memicu perdebatan publik.

Dalam pernyataannya, Ibrahim atau yang akrab disapa Ohim, mengaku tidak siap jika Salshabilla sepenuhnya menjadi ibu rumah tangga (IRT), sementara ia menanggung seluruh biaya hidup sang istri.

Menurut Ohim, Salsha sebagai istri juga harus tetap produktif dan berusaha memenuhi keinginannya sendiri.

Ibrahim Risyad sontak menuai hujatan warganet. Pemain film Sijjin ini dicap pelit dan perhitungan terhadap istri. Tak sedikit juga warganet yang bersimpati kepada Salsha.

Di tengah ramainya pro dan kontra, konselor pernikahan Nur Cahyati memberikan sudut pandang yang lebih komprehensif mengenai keputusan istri untuk tetap bekerja setelah menikah. Menurutnya, situasi setiap rumah tangga berbeda, sehingga tidak ada aturan tunggal yang bisa diterapkan untuk semua pasangan.

Ia juga menekankan bahwa kondisi ekonomi keluarga merupakan salah satu faktor paling realistis dalam mempertimbangkan peran istri di ranah pekerjaan.

"Kalau memang mereka di level cukup kesulitan untuk bisa membiayai rumah tangga, makan sulit, kayaknya istri mau nggak mau nambah penghasilan," kata Konselor Pernikahan Nur Cahyati dalam tayangan Insert Investigasi, Minggu (11/1).

Namun, Nur menegaskan bahwa bekerja tidak selalu harus dilakukan di luar rumah. Banyak pilihan pekerjaan fleksibel yang tetap memungkinkan istri berada dekat anak.

"Tapi terkait bekerja, nggak semua dilakukan di luar rumah. Perhatikan, anak butuh pendampingan atau asuhan, anak butuh diawasi. Kalau kerja, pastikan peran menjaga anak tetap berjalan," ujarnya.

Nur menyebut, keputusan istri bekerja seharusnya tidak menimbulkan masalah baru dalam rumah tangga. Komunikasi menjadi kunci agar tanggung jawab domestik, pengasuhan anak, serta kebutuhan finansial keluarga dapat terkelola dengan seimbang.

Dengan begitu, keputusan istri bekerja, baik di rumah maupun di luar rumah, tetap berlandaskan kesepakatan bersama dan mengutamakan kesejahteraan keluarga secara menyeluruh.

"Lihat kembali kebutuhan tentang istri kerja, ini penting atau nggak, lihat finansialnya, apakah anak-anak sudah bisa hidup mandiri nggak?" tuturnya.

"Kalaupun memang orang tua bekerja, bisa nggak ada yang bantu anak? Jangan sampai keputusan bekerja hanya sebatas keputusan salah satu pihak yang membuat kehidupan anak rumah tangga jadi sebuah masalah baru," pungkasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jay Idzes Belum Pernah Menang di 6 Laga Beruntun Liga Italia, Pelatih Sassuolo Kecewa Berat usai Dikalahkan AS Roma
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Sedang Berlangsung! Final Piala Super Spanyol Barcelona vs Real Madrid, Tayang di TV Mana?
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Polisi Curi Motor Sesama Anggota, Begini Motif dan Modusnya
• 12 jam laluliputan6.com
thumb
Mensos: Sekolah Rakyat Terdampak Bencana Sumatra Sudah Beroperasi Lagi
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Kejahatan Terhadap Nakhoda dan Awak Kapal dalam KUHP Baru
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.