Jakarta, tvOnenews.com - Seorang ibu di Kebumen, berinisial AA (44) ditemukan dalam kondisi gantung diri bersama dengan anaknya ATW (5).
Mirisnya, aksi bunuh diri ini disaksikan oleh putra sulungnya yang masih berusia 7 tahun berinisial AAW.
Berdasarkan keterangan yang didapatkan polisi, kasus ini terjadi pada Selasa (6/1/2026) lalu.
Adapun kronologinya adalah, mulanya AA sempat mengajak AAW, anaknya yang berusia 7 tahun untuk ikut bunuh diri.
Namun, AAW memberontak Ketika akan digantung lalu kabur ke rumah pamannya yang rumahnya tak jauh dari rumah korban.
"Anak yang selamat ini sempat diajak juga oleh ibunya untuk mengakhiri hidup, namun si anak menolak," kata Kapolsek Buayan, Iptu Walali Saebani, dikutip Minggu (11/1/2026).
Ketika bertemu dengan sang paman, anak tersebut kemudian melaporkan apa yang baru saja terjadi.
Akhirnya, pamannya itu lalu langsung bergegas ke rumah korban. Sayangnya, saat itu korban dan anaknya yang berusia 5 tahun sudah tergantung tak bernyawa.
Kapolsek menjelaskan, diduga aksi bunuh diri ini dilakukan AA karena merasa depresi ditinggal suaminya.
Diketahui, suami korban sudah dua tahun tak ada kabar dan tak membiayai hidup keluarganya.
Sementara itu, hal ini menjadi perhatian serius oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).
Menteri PPPA Arifah Fauzi mengatakan, pihaknya melakukan pendampingan bersama pemerintah daerah terhadap anak yang selamat.
“KemenPPPA akan memastikan bahwa anak yang masih hidup mendapatkan perlindungan melalui layanan pemulihan dan pendampingan,” kata dia.
Sementara itu, untuk dugaan penelantaran anak oleh sang ayah, pihak aparat sedang mendalaminya. (iwh)




