Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Nusantara
Ekosistem pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) memasuki babak baru dengan dijajakinya berbagai peluang kerja sama pengembangan kawasan. Otorita IKN menerima kunjungan strategis dari Pertamina Group di Swissotel Nusantara, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, pada Minggu 11 Januari 2026.
Kunjungan tersebut menghadirkan sejumlah entitas penting di bawah naungan Pertamina, di antaranya Pertamina New and Renewable Energy (PNRE), PT Patra Jasa, Pertamina Foundation, serta Universitas Pertamina. Kehadiran berbagai entitas ini mencerminkan pendekatan terpadu Pertamina dalam mendukung pembangunan ibu kota baru Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, Otorita IKN dan Pertamina Group membahas berbagai proyek strategis, mulai dari keberlanjutan energi dan lingkungan hingga pengembangan ekosistem pendidikan. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyambut baik momentum ini sebagai upaya mempercepat investasi melalui sistem birokrasi yang adaptif.
“IKN ini dibangun sebagai kawasan birokrasi yang cepat, akselerasi ini kita butuhkan, akan kami dukung terus investasi di kawasan Nusantara. Akan kami layani, eman-eman pak, kita tidak ingin berlama-lama,” ujar Basuki dalam keterangannya, Minggu.
Sementara itu, Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero), Agung Wicaksono, menegaskan komitmen kuat perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Ibu Kota Nusantara. Ia menyoroti pentingnya investasi berbasis konservasi dan pengembangan modal manusia.
“Pertamina terus mendukung keberlanjutan IKN, termasuk melalui pengembangan investasi berbasis Nature-Based Solution yang menjaga konservasi, serta Nusantara Sustainability Hub yang mengembangkan human capital dengan prinsip ESG (environmental, social, and governance),” tegasnya.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi dalam menghadirkan ekosistem energi bersih serta penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan di IKN. Keterlibatan BUMN strategis ini juga mempertegas arah Nusantara sebagai kota hutan (forest city) yang rendah karbon melalui sinergi antara pemerintah dan dunia usaha.
Melalui penjajakan kerja sama ini, Otorita IKN kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan Nusantara sebagai kota percontohan masa depan Indonesia. Kota ini dirancang untuk modern secara infrastruktur, berdaya saing secara ekonomi, namun tetap menjaga keberlanjutan lingkungan.
Editor: Redaksi TVRINews





