Militer Myanmar Kembali Gelar Pemilu Tahap Kedua

idntimes.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, IDN Times - Militer Myanmar kembali menggelar pemungutan suara pada Minggu (11/1/2026) dalam tahap kedua pemilu versi junta yang menuai kritik luas dari pengawas demokrasi internasional. Pemilihan ini berlangsung tanpa keikutsertaan partai National League for Democracy (NLD) pimpinan Aung San Suu Kyi, yang sebelumnya memenangkan dua pemilu nasional terakhir sebelum dibubarkan usai kudeta 2021.

Pemungutan suara digelar di puluhan daerah pemilihan, termasuk Kawhmu, wilayah yang pernah diwakili langsung oleh Aung San Suu Kyi. Junta militer menyatakan pemilu tiga tahap tersebut bertujuan mengembalikan kekuasaan kepada rakyat, meski banyak pihak menilai proses ini hanya upaya memperpanjang cengkeraman militer atas kekuasaan.

Sejak menggulingkan pemerintahan sipil pada 2021, militer Myanmar menahan Suu Kyi, membatalkan hasil pemilu 2020, dan membawa negara itu ke dalam konflik bersenjata berkepanjangan. Perang saudara antara junta dan kelompok perlawanan kini masih berlangsung di berbagai wilayah.

Tanpa partai oposisi utama dan dengan banyak daerah pemungutan suara dibatalkan akibat konflik, pemilu ini dipandang tidak kredibel oleh kelompok HAM dan pengamat internasional.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Warkop Dekat Trotoar Sudirman Berizin, tapi Dilarang Taruh Meja dan Kursi
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Show Mens Rea Berbuntut Panjang, DPR Nilai Kritik Pandji Pragiwaksono Masih Wajar
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Satria Muda menang atas Hawks usai defisit 17 poin
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
KPK Sita Barang Bukti Rp6,38 Miliar dari Kasus Suap Pajak KPP Jakarta Utara
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Mahfud MD Akui Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat KUHP
• 6 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.