Rajawali Medan kalahkan Kesatria Bengawan Solo pada laga tandang 

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Solo (ANTARA) - Rajawali Medan mengalahkan Kesatria Bengawan Solo (KBS) dengan 78-81 pada laga tandang IBL Gopay 2026 di GOR Sritex Arena Solo, Jawa Tengah, Minggu.

Meski kalah, sejak kuarter pertama hingga kuarter ketiga, KBS unggul dengan selisih tipis. Bermain hanya dengan pemain lokal, KBS menunjukkan perlawanan yang gigih.

Pelatih Kepala KBS Anthony Garbelotto tetap bangga meski hanya menerjunkan pemain lokal dan menyebut pemain-pemainnya menunjukkan perjuangan sampai detik terakhir pertandingan.

“Ini bagus buat kami ke depannya, di saat kami bisa bermain bersama impornya pasti akan main lebih bagus,” kata Anthony.

Sama dengan laga pertama saat menghadapi RANS Simba Bogor, KBS masih belum dapat memainkan pemain impor karena terkendala administrasi.

Anthony mengakui sejumlah pemain lokal kecapekan karena bermain cukup lama.

Pemain KBS, Abraham Wenas, menyatakan kecewa dengan kekalahan ini.

“Kami enggak mikir pakai lokal atau impor. Yang pasti kami enggak menang. Kurang fokus di finishing-nya. Kami harus perbaiki di finishing-nya,” kata Abraham.

Baca juga: Rans buka perjalanan di IBL 2026 dengan bungkam Kesatria 101-63

Tetapi pemain Rajawali sendiri, Brandone Francis, juga menyatakan tidak begitu puas walau timnya memenangkan pertandingan ini.

“Mereka bermain keras, memberikan perlawanan hari ini. Walaupun Rajawali menang tapi enggak puas karena di awal KBS memimpin poin,” kata Brandone.

Laga ini sendiri merupakan awal yang baik bagi Rajawali untuk menjalani laga-laga berikutnya.

“Dari Rajawali tentu harus berusaha lebih baik lagi di pertandingan selanjutnya,” kata Brandone.

Pelatih Kepala Rajawali Medan Efri Meldi juga kurang puas dengan hasil pertandingan tersebut.

“Situasi KBS hari ini dengan kemarin berbeda. Setelah permainan kemarin (melawan RANS Simba), hari ini mereka mainnya nothing to lose. Itulah yang berbahaya dari pemain lokal dan itulah basket, tapi win is win,” kata Efri.

Mantan pelatih kepala KBS musim lalu itu mengapresiasi suporter tuan rumah.

“Saya ngerasain sendiri karena saya pernah di Solo. Suporternya ngeri,” kata Efri.

Baca juga: Pelita Jaya awali IBL 2026 dengan taklukkan Dewa United 98-82


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Curah Hujan Tinggi, Kawasan Industri Cikande Serang Banjir
• 12 jam laludetik.com
thumb
Duo Maling Tembak Warga di Jakbar Dibekuk, Beraksi di 4 TKP dalam Sehari
• 10 jam laludetik.com
thumb
Indonesia Jadi Negara Pertama yang Blokir Grok Milik Elon Musk
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Babak I: Barca Dominasi, Madrid Efektif
• 21 menit lalumedcom.id
thumb
Gunung Sampah Longsor, Puluhan Orang Terjebak Belum Ditemukan
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.