Ambisi Donald Trump Ingin Camplok Greenland, Negara NATO Siap Pasang Badan

narasi.tv
4 jam lalu
Cover Berita

Presiden AS Donald Trump terus berambisi untuk mengakuisi pulau terbesar di dunia, Greenland. Pada Desember lalu, Trump mengumumkan penunjukan Gubernur Louisiana Jeff Landry sebagai utusan khusus AS untuk Greenland. Landry kemudian membenarkan bahwa AS berencana menjadikan pulau tersebut sebagai bagian dari wilayahnya.

Terbaru Trump dilaporkan telah memerintahkan para panglima operasi khusus AS untuk menyusun rencana invasi ke Greenland, Daily Mail melaporkan dengan mengutip sejumlah sumber. Laporan itu menyebutkan bahwa sebagian perwira senior militer AS menentang rencana itu, tetapi penasihat kebijakan Trump, Stephen Miller, disebut-sebut sebagai pendukung utamanya.

Seebelumnya dilansir dari AFP, Sekretaris Pers Karoline Leavitt juga menyebut Trump mempertimbangkan penggunaan kekuatan militer untuk mencaplok Greenland. Karoline awalnya menjelaskan langkah akuisisi Greenland menjadi prioritas untuk keamanan nasional Amerika Serikat.

"Presiden Trump telah menyatakan dengan jelas bahwa mengakuisisi Greenland adalah prioritas keamanan nasional Amerika Serikat, dan sangat penting untuk mencegah musuh kita di wilayah Arktik," kata Sekretaris Pers Karoline Leavitt dalam sebuah pernyataan kepada AFP.

Trump berulang kali menyatakan sejak masa jabatan pertamanya pada tahun 2019 bahwa Greenland seharusnya menjadi bagian dari Amerika Serikat dengan dalih keamanan nasional dan perlindungan terhadap "dunia yang bebas."

6 Negara NATO Siap Pasang Badan

Tak tinggal diam negara anggota NATO seperti  Prancis, Jerman, Italia, Polandia, Spanyol, dan Inggris, bersama Denmark menyerukan penghormatan terhadap "kedaulatan, integritas teritorial, dan keutuhan perbatasan" Greenland.

"Greenland adalah milik rakyatnya. Hanya Denmark dan Greenland, yang berhak memutuskan hal-hal yang menyangkut soal Denmark dan Greenland," kata para pemimpin Denmark, Prancis, Jerman, Italia, Polandia, Spanyol, dan Inggris dalam bunyi pernyataan bersama tersebut, seperti dikutip Anadolu Agency, Minggu, 11 Januari 2026.

Para pemimpin Eropa itu juga menegaskan bahwa keamanan Arktik tetap menjadi "prioritas utama bagi Eropa". Mereka menyebut sekutu-sekutu Eropa telah meningkatkan kehadiran, aktivitas, serta investasi untuk menjaga stabilitas kawasan yang kian strategis secara geopolitik dan militer.

"Oleh karena itu, keamanan di Arktik harus dicapai secara kolektif bersama sekutu NATO, termasuk Amerika Serikat, dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip Piagam PBB, termasuk kedaulatan, integritas teritorial, dan tidak dapat diganggu gugatnya perbatasan," tegas mereka.

Baca Juga:Profil Sidharto Reza Suryodhipuro, Diplomat Senior Yang Kini Jadi Presiden Dewan HAM PBB

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
3.622 Orang Warga Jepara Terisolasi dan Listrik Padam, Akibat Bencana
• 2 jam lalugenpi.co
thumb
Polda Metro Jaya Terima Laporan Terkait Kasus Dugaan Penipuan Trading Kripto, Nama Timothy Ronald Terseret
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Inflasi Tembus 70 Persen hingga Sulitnya Cari Kerja Picu Gelombang Demo di Iran
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Pengakuan Bojan Hodak Usai Persib Tumbangkan Persija
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Polda Metro Akan Transparan Usut Laporan Materi Mens Rea Pandji Pragiwaksono
• 16 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.