Sering Terjadi pada Pria tapi Jarang Dibahas, Apa Sebenarnya Blue Balls?

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Hai para pria pernahkah kalian dengar istilah blue balls? Jika belum pernah dengar mungkin ini saatnya kamu cari tau sebab ini ada kaitannya dengan kehidupan ranjangmu dan organ intimmu.

Blue balls adalah istilah yang sudah lama dipakai pria untuk menggambarkan rasa tidak nyaman akibat hasrat yang tertahan. Kalau kamu pernah terangsang cukup lama tapi tidak sampai klimaks, mungkin kamu tahu sendiri rasanya bisa tidak enak. Jadi, ini bukan cuma perasaan atau sugesti. Blue balls itu nyata, dan dalam dunia medis dikenal dengan nama epididymal hypertension.

Baca Juga :
Ukuran Organ Intim Terasa Mengecil? Ini 4 Penyebab Medis yang Jarang Disadari Pria
Bolehkan Melihat Organ Intim Pasangan Saat Berhubungan? Begini Jawaban Ustaz Khalid Basalamah

Melansir laman Mens Health, Senin 12 Januari 2026, ahli urologi, dr. James Elist menjelaskan bahwa kondisi ini terjadi karena penumpukan darah di testis dan area sekitarnya saat seseorang terangsang, tetapi tidak mengalami ejakulasi. Darah yang seharusnya kembali mengalir malah tertahan, sehingga menimbulkan rasa penuh, nyeri, atau tidak nyaman.

Fakta menariknya, kondisi serupa juga bisa dialami orang yang memiliki vagina. Saat aliran darah meningkat ke area vulva dan klitoris tanpa diakhiri orgasme, bisa muncul kondisi yang sering disebut blue vulva, dengan gejala mirip seperti pegal, nyeri, dan sensasi tidak nyaman.

Apa sebenarnya penyebab blue balls?

Saat terangsang, pembuluh darah yang menuju penis melebar agar aliran darah meningkat dan ereksi terjadi. Jika orgasme tidak terjadi, darah tersebut bisa ‘tertahan’ lebih lama dan menimbulkan tekanan yang terasa sakit.

Ada juga teori yang menyebutkan bahwa ereksi yang terlalu lama bisa membuat sebagian oksigen dalam darah terserap jaringan genital, sehingga darah tampak agak kebiruan. Namun menurut dr. Richard K. Lee, hal ini jarang terjadi secara alami dan biasanya berhubungan dengan kondisi tertentu, seperti penggunaan obat disfungsi ereksi atau alat pembatas aliran darah. Jadi, pada kebanyakan kasus, testis tidak benar-benar berubah warna hanya terasa tidak nyaman saja.

Apakah blue balls berbahaya?

Jawabannya tidak berbahaya. Blue balls memang umum terjadi, tapi tidak menyebabkan kerusakan jangka panjang. Rasa nyeri biasanya hanya berlangsung beberapa menit hingga beberapa jam, lalu hilang dengan sendirinya.

Baca Juga :
Jarang Banyak yang Tau, Begini Cara Atasi Organ Intim Pria yang Menyusut
Kenapa Organ Intim Pria 'Menciut' Saat Musim Hujan Seperti Saat Ini? Berbahayakah?
Nyeri dan Pembengkakan pada Organ Intim Pria Jangan Diabaikan! Bisa Jadi.....

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Cara Urus Pengantar Nikah Online di Jakarta lewat JakEvo, Gratis dan Praktis
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Paus Leo XIV: Warga Palestina Berhak Hidup Damai di Tanah Mereka Sendiri
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mauricio Souza Luapkan Unek-Unek Buntut Persija Kalah dari Persib: Pertandingan Sering Berhenti, Soroti Wasit Cuma Kasih Injury Time 4 Menit
• 11 jam lalubola.com
thumb
Persiraja Tekuk Persikad 1-0, Naik ke Peringkat Empat Klasemen Pegadaian Championship
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Anti Ribet! Ini Perabot dan Peralatan Wajib untuk Mempermudah Hidup
• 16 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.