KKP Identifikasi 30 Ribu Hektare Tambak Ikan di Aceh Rusak Akibat Banjir

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

KKP mengidentifikasi sekitar 30 ribu hektare tambak budidaya perikanan rusak imbas banjir besar yang melanda Aceh beberapa waktu lalu.

KKP Identifikasi 30 Ribu Hektare Tambak Ikan di Aceh Rusak Akibat Banjir. (Foto: Dok. KKP)

IDXChannel - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengidentifikasi sekitar 30 ribu hektare tambak budidaya perikanan rusak imbas banjir besar yang melanda Aceh beberapa waktu lalu. 

Tingkat kerusakannya bervariasi, mulai ringan hingga sangat berat, mengakibatkan lebih dari 30 ribu pembudidaya mengalami kerugian.

Baca Juga:
KKP Bidik Transaksi Rp132 Miliar dalam Pameran FIE 2025 Paris

“Tidak hanya di Pidie Jaya, yang dilaporkan seluruh Aceh ada sekitar 30 ribu hektare,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat meninjau lokasi budidaya terdampak banjir di Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya seperti dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (9/1/2026).

Selain di Pidie Jaya, Zulhas bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono pada Jumat (9/1/2026)  juga meninjau lokasi budidaya perikanan terdampak di Kabupaten Bireun, dan Aceh Utara.

Baca Juga:
Menteri KKP Sebut RI Ekspor 10 Kontainer Udang ke AS, Dijamin Bebas Cesium-137

Menteri KKP merinci, tambak yang mengalami kerusakan imbas banjir terjadi di 16 kabupaten/kota di Aceh. Kabupaten Aceh Utara menjadi yang paling terdampak dengan luasan lebih dari 10 ribu hektare disusul Kabupaten Bireun (4,9 ribu hektare) dan Aceh Tamiang (3,4 ribu hektare).

Tambak-tambak rusak berada di wilayah daratan dan juga pesisir dengan komoditas yang dikembangkan seperti udang, bandeng, kakap, kerapu, lele, nila, mas, serta patin. 

Baca Juga:
Menteri KKP Menghadap Prabowo, Lapor Progres Pembangunan Kampung Nelayan

“Kami sudah melakukan identifikasi. Tambak terdampak yang rusaknya sangat berat ada sekitar 300an hektare, sisanya didominasi kerusakan ringan hingga berat” ungkap Trenggono.

Sebagai informasi, tambak rusak imbas banjir besar disertai longsor pada November lalu menimpa hampir seluruh wilayah Aceh. Tingkat kerusakan bervariasi bahkan sampai ada yang rata dengan tanah karena tergenang lumpur yang terbawa banjir.

Baca Juga:
Cegah Resistensi Antimikroba, KKP Dorong Pengendalian Penggunaan Antibiotik pada Budi Daya Udang

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Cuaca Jakarta Hari Ini 12 Januari, Bakal Diguyur Hujan Ringan hingga Hujan Petir
• 45 menit lalubisnis.com
thumb
Persis Sukses Tutup Putaran Pertama dengan Kemenangan Dramatis, Milomir Seslija Puji Perubahan Para Pemainnya
• 1 jam lalubola.com
thumb
Liga Gokart Listrik Indonesia 2026 Resmi Digelar, 7 Tim Perebutkan Rp500 Juta
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Google Klarifikasi Kasus Pengadaan Chromebook, Bantah Tuduhan Korupsi
• 19 jam lalutvrinews.com
thumb
Medvedev nikmati awal sempurna pada 2026 dengan juara di Brisbane
• 10 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.