Jakarta (ANTARA) - Daniil Medvedev mengawali musim baru dengan gemilang di Brisbane International ketika mengalahkan Brandon Nakashima 6-2, 7-6(1) guna menjuarai turnammen ATP 250 tersebut pada Minggu.
"Saya ingin mendedikasikan ini untuk keluarga saya," kata Medvedev saat upacara penyerahan trofi dalam laman ATP.
"Mereka tidak bisa datang ke Australia, jaraknya terlalu jauh, sekitar 23 jam dari tempat saya tinggal dan dengan dua anak kecil, itu tidak mudah."
Petenis berusia 29 tahun itu hampir saja menjadi juara di Brisbane pada 2019.
Dia memastikan hal itu tak akan terulang dengan akhirnya mengamankan gelar juara ke-22 di level tur saat tampil sempurna melawan Nakashima.
Kemenangan itu juga mempertahankan prestasi langka dalam karier Medvedev, di mana semua dari 22 trofinya diraih dari 22 ajang berbeda.
Pertandingan final menampilkan pertukaran pukulan keras dari garis belakang. Medvedev dipaksa berjuang keras pada akhir set kedua.
Setelah kehilangan dua poin saat servis pada kedudukan 5-4, mantan petenis peringkat 1 dunia itu dengan cepat bangkit, mendominasi tie-break untuk memastikan kemenangan setelah satu jam 34 menit.
Baca juga: Juara di Brisbane, Sabalenka angkat trofi ke-22 dalam karirnya
Medvedev mempersembahkan kemenangan ini untuk putri bungsunya yang sedang berulang tahun.
"Saya memutuskan untuk bermain di turnamen ini dan kami pikir kami akan datang bersama-sama, tetapi kami tetap pada keputusan itu dan putri saya berulang tahun saat saya di sini, jadi saya mendedikasikannya untuk ulang tahun pertamanya," ujar Medvedev.
"Trofi ini agak terlalu berat untuknya.”
Kemenangan Medvedev di Brisbane melanjutkan tren positif yang dimulai pada Oktober, ketika ia mengakhiri paceklik gelar selama dua setengah tahun di Almaty, setelah bekerja sama dengan pelatih baru Thomas Johansson dan Rohan Goetzke.
Ia membawa momentum itu ke pekan pertama musim baru, menjadi unggulan teratas pertama yang mengangkat trofi Brisbane sejak Roger Federer pada 2015.
Nakashima mengejar trofi tingkat tur keduanya setelah menang di tanah kelahirannya di San Diego pada 2022.
Mantan juara Next Gen ATP Finals itu meninggalkan Brisbane di peringkat No.31 dalam Live Rank ATP.
Nakashima tidak kehilangan satu set pun dalam perjalanannya ke final tingkat tur keempatnya, tetapi tidak mampu mengalahkan Medvedev, yang kini unggul head to head 3-0 atas petenis AS itu.
Baca juga: Medvedev temukan ritmenya untuk jaga asa di Brisbane
"Saya ingin mendedikasikan ini untuk keluarga saya," kata Medvedev saat upacara penyerahan trofi dalam laman ATP.
"Mereka tidak bisa datang ke Australia, jaraknya terlalu jauh, sekitar 23 jam dari tempat saya tinggal dan dengan dua anak kecil, itu tidak mudah."
Petenis berusia 29 tahun itu hampir saja menjadi juara di Brisbane pada 2019.
Dia memastikan hal itu tak akan terulang dengan akhirnya mengamankan gelar juara ke-22 di level tur saat tampil sempurna melawan Nakashima.
Kemenangan itu juga mempertahankan prestasi langka dalam karier Medvedev, di mana semua dari 22 trofinya diraih dari 22 ajang berbeda.
Pertandingan final menampilkan pertukaran pukulan keras dari garis belakang. Medvedev dipaksa berjuang keras pada akhir set kedua.
Setelah kehilangan dua poin saat servis pada kedudukan 5-4, mantan petenis peringkat 1 dunia itu dengan cepat bangkit, mendominasi tie-break untuk memastikan kemenangan setelah satu jam 34 menit.
Baca juga: Juara di Brisbane, Sabalenka angkat trofi ke-22 dalam karirnya
Medvedev mempersembahkan kemenangan ini untuk putri bungsunya yang sedang berulang tahun.
"Saya memutuskan untuk bermain di turnamen ini dan kami pikir kami akan datang bersama-sama, tetapi kami tetap pada keputusan itu dan putri saya berulang tahun saat saya di sini, jadi saya mendedikasikannya untuk ulang tahun pertamanya," ujar Medvedev.
"Trofi ini agak terlalu berat untuknya.”
Kemenangan Medvedev di Brisbane melanjutkan tren positif yang dimulai pada Oktober, ketika ia mengakhiri paceklik gelar selama dua setengah tahun di Almaty, setelah bekerja sama dengan pelatih baru Thomas Johansson dan Rohan Goetzke.
Ia membawa momentum itu ke pekan pertama musim baru, menjadi unggulan teratas pertama yang mengangkat trofi Brisbane sejak Roger Federer pada 2015.
Nakashima mengejar trofi tingkat tur keduanya setelah menang di tanah kelahirannya di San Diego pada 2022.
Mantan juara Next Gen ATP Finals itu meninggalkan Brisbane di peringkat No.31 dalam Live Rank ATP.
Nakashima tidak kehilangan satu set pun dalam perjalanannya ke final tingkat tur keempatnya, tetapi tidak mampu mengalahkan Medvedev, yang kini unggul head to head 3-0 atas petenis AS itu.
Baca juga: Medvedev temukan ritmenya untuk jaga asa di Brisbane



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469506/original/015105800_1768124481-liga_ts_2.jpg)

