Jakarta Perkuat Posisi sebagai Poros Desain dan Gaya Hidup Kawasan Asia Pasifik

kompas.tv
10 jam lalu
Cover Berita
Tiga pria tengah berbincang di salah satu ruangan sebuah ritel furnitur dan gaya hidup di Jakarta. (Sumber: dok. lflo)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Jakarta kian menegaskan posisinya sebagai simpul penting dalam peta desain dan bisnis gaya hidup regional. Kehadiran sebuah ruang ritel berskala besar di kawasan strategis ibu kota yang menjadi penanda bagaimana kota ini tidak lagi sekadar pasar, melainkan juga arena pertemuan gagasan, estetika, dan nilai-nilai bisnis berkelanjutan.

Ruang baru tersebut dikembangkan oleh perusahaan furnitur dan gaya hidup yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO). Inisiatif ini dipandang sebagai langkah strategis yang mencerminkan kepercayaan terhadap potensi Jakarta dalam ekosistem kreatif global, sekaligus respons terhadap tumbuhnya kebutuhan ruang interaksi antara pelaku desain, arsitektur, dan masyarakat urban.

Baca Juga: Transformasi Kompas Akhir Pekan: Gabungkan Gaya Hidup, Sastra, dan Analisis Mendalam

Presiden Direktur perseroan, Erlangga Boenawan, menyebut realisasi proyek ini sebagai capaian yang tidak hanya bersifat bisnis, tetapi juga personal dan reflektif. Ia menekankan pentingnya kerendahan hati dan kesadaran etis dalam setiap ekspansi yang dilakukan perusahaan.

“Segala yang kami bangun harus dipandang sebagai amanah. Ini bukan semata soal pencapaian, tetapi tentang bagaimana kami menjaga nilai, integritas, dan tanggung jawab yang menyertainya,” ujarnya, dalam siaran pers yang diterima Kompas.tv, Minggu (11/1/2026).

Dari sisi korporasi, pengoperasian ruang ritel ini diproyeksikan memberi kontribusi signifikan terhadap kinerja perusahaan. Manajemen memperkirakan dampak positif terhadap pendapatan konsolidasi tahunan, seiring meningkatnya aktivitas dan kepercayaan pasar.

Meski demikian, Erlangga menegaskan, orientasi perusahaan tidak semata bertumpu pada pertumbuhan angka. Menurutnya, profit harus diperlakukan sebagai alat, bukan tujuan akhir.

“Ketika skala usaha membesar, tantangan terbesarnya justru menjaga kemanusiaan. Nilai itu tidak boleh hilang di tengah ambisi,” katanya.

Pendekatan serupa tercermin dalam konsep ruang yang diusung. Alih-alih menjadi etalase komersial konvensional, area tersebut dirancang sebagai 'galeri hidup' yang mengedepankan pengalaman, dialog, dan pertukaran ide. Filosofi Zeitgeist atau semangat zaman diterjemahkan ke dalam tata ruang yang menekankan keaslian, kenyamanan, dan relevansi dengan kehidupan modern.

Baca Juga: Kuliner dengan Karakter: Mengubah Gaya Hidup Laki-Laki Jadi Cita Rasa

Penulis : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • jakarta
  • gaya hidup
  • asia pasifik
  • desain
  • furnitur
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tundukkan Surabaya Samator, Bhayangkara Presisi Sapu Dua Laga Awal di Proliga 2026
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Berkali-kali Gagalkan Upaya Persija untuk Antar Persib Juara Paruh Musim, Teja Paku Alam Bicara Putaran Kedua
• 4 jam lalumerahputih.com
thumb
Harga Emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian Masih Stabil Hari Ini
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Bikin Bangga, Siswa Sekolah Rakyat Siap Sampaikan Pidato Perdamaian Dunia dalam Empat Bahasa Asing
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Gempa M 7,1 Guncang Talaud, BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa
• 7 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.