Pantau - Pemerintah Kota Jakarta Barat bersama pihak swasta menggelar kampanye "Stop TBC" dengan pendekatan Temukan Tuberkulosis, Obati Sampai Sembuh (TOSS) dalam rangka Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di sepanjang Jalan Puri, pada Minggu (11/1/2026).
Edukasi TBC Langsung di Ruang PublikWali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, turut hadir dan memberikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan TBC.
Materi edukasi yang disampaikan mencakup etika batuk, pentingnya menjaga ventilasi rumah, penggunaan masker, serta anjuran untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala tuberkulosis.
"Pengendalian TBC tidak bisa hanya mengandalkan layanan kesehatan. Perubahan perilaku dan kesadaran masyarakat sangat menentukan. Karena itu, edukasi langsung di ruang publik perlu terus diperkuat," ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemkot Jakarta Barat terus mendorong kolaborasi aktif dengan organisasi masyarakat dan komunitas relawan untuk mendukung program penanggulangan TBC.
Selain memberikan edukasi, panitia juga membagikan 1.200 paket alat peraga kampanye bebas TBC kepada warga yang hadir dalam acara HBKB.
Paket tersebut berisi kipas, stiker, selebaran, dan masker yang dikemas dalam bentuk goodybag.
Kasus TBC Masih Tinggi, Penanggulangan Terus DigencarkanBerdasarkan data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, sejak Januari hingga November 2025 ditemukan sekitar 45 ribu kasus TBC aktif dari target penemuan tahunan sebanyak 70 ribu kasus.
Di wilayah Jakarta Barat sendiri, tercatat sekitar 11 ribu kasus TBC aktif sepanjang tahun 2025.
Menanggapi kondisi tersebut, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat terus menggencarkan langkah-langkah penanggulangan, salah satunya melalui pengobatan intensif bagi pasien TBC.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5464125/original/028489800_1767680164-IMG_5370.jpeg)
