Dirut Bulog Minta agar per Orang Dapat Beli Beras SPHP di Atas Dua Pack

tvonenews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Dalam upaya meningkatkan distribusi sekaligus memperluas akses pangan terjangkau, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengusulkan agar masyarakat dapat membeli beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) lebih dari dua pack per orang.

Ia mengatakan usulan itu akan terlebih dahulu diajukan kepada Badan Pangan Nasional (Bapanas) agar kebijakan berjalan terkoordinasi serta mendukung efektivitas distribusi pangan yang merupakan subsidi dari pemerintah.

"Iya, mudah-mudahan (setiap orang bisa beli beras SPHP lebih dari dua pack). Kita akan ajukan dulu ke Bapanas supaya juga turnover-nya itu juga banyak," kata Rizal mengutip Antara pada Minggu.

Ia menyampaikan kebijakan pembelian beras SPHP di atas dua pack sebelumnya telah diterapkan di wilayah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan (3TP) sebagai upaya menjaga keterjangkauan harga pangan seluruh masyarakat.

Rizal menegaskan kebijakan itu disiapkan untuk memperkuat distribusi beras program SPHP, yang mana jumlah realisasi beras subsidi itu sepanjang 2025 mencapai 802.939 ton dari target 1,5 juta ton.

Adapun Bulog menargetkan penyaluran beras SPHP di tahun 2026 sebanyak 1,5 juta ton yang direncanakan berjalan berkelanjutan sepanjang tahun tanpa terputus seperti pola sebelumnya. Target itu tidak ada perbedaan dari tahun sebelumnya.

Penyaluran SPHP beras dirancang berlangsung dari Januari hingga Desember 2026 agar distribusi lebih stabil, tidak terhenti sementara, serta mampu merespons kebutuhan pasar.

Menurutnya evaluasi menunjukkan distribusi SPHP sebelumnya belum optimal karena pelaksanaan terfragmentasi, sempat berhenti beberapa bulan, sehingga realisasi penyaluran jauh dari target yang ditetapkan pemerintah.

Ke depan, kata Rizal, mekanisme distribusi SPHP tetap sama namun akan dibuat lebih fleksibel, terutama terkait jumlah pembelian per orang agar penyaluran lebih efektif dan merata.

"Penyaluran beras SPHP tahun ini ditargetkan 1,5 juta ton ke depan, yang kami akan laksanakan strateginya sepanjang tahun. Jadi tidak seperti yang lalu terpotong-potong," ujar Rizal.

Dengan strategi distribusi sepanjang tahun dan pelonggaran kuota pembelian, Bulog optimistis penyaluran SPHP beras dapat berjalan maksimal sekaligus menjaga stabilitas harga pangan nasional.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hakim Tolak Eksepsi Nadiem, Perkara Dugaan Korupsi Laptop Chromebook Lanjut Tahap pembuktian
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Barcelona Juara Piala Super Spanyol 2026 Usai Taklukkan Real Madrid
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Pemerintah Perpanjang Waktu Penyaluran Beras SPHP 2025 hingga 31 Januari 2026
• 58 menit lalukumparan.com
thumb
Mensos: Sekolah Rakyat Terdampak Bencana Sumatra Sudah Beroperasi Lagi
• 20 jam laluliputan6.com
thumb
JPO Sarinah Ditargetkan Rampung Akhir Februari, Bakal Ada Lift
• 7 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.