GenPI.co - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan pernyataan Ade Armando yang menuding Partai Demokrat di balik isu ijazah palsu Jokowi, bukan sikap resmi partai.
Juru Bicara PSI Dian Sandi Utama mengatakan pernyataan Ade Armando itu merupakan pendapat pribadi.
“Itu pendapat pribadi Bang Ade Armando, selaku aktivis politik atau seorang akademisi,” katanya dikutip dari akun X miliknya, Senin (12/1).
Partai yang dipimpin Kaesang Pangarep ini juga dipastikannya konsisten dalam menjaga Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
“Tetapi, tidak menuduh partai politik tertentu sebagai penggerak. Kami menyerahkan semuanya pada proses hukum yang sedang berjalan,” tuturnya.
Sebelumnya, politikus PSI Ade Armando meyakini Partai Demokrat merupakan pihak di balik isu ijazah palsu Jokowi.
“Partai Demokrat kelihatannya memang berjalan bersama Roy Suryo, dalam rangka menjatuhkan poupularitas Pak Jokowi,” ujarnya.
Dia menyebut apa yang dilakukan Partai Demokrat belakangan ini, memperkuat dugaan sebenarnya bersama Roy Suryo untuk menjatuhkan polularitas Jokowi.
“Ingat, Roy Suryo adalah mantan Ketua Umum Partai Demokrat. Jadi, saya sarankan Partai Demokrat menghentikan langkah-langkahnya,” tuturnya.
Ade Armando mengatakan tindakan Partai Demokrat hanya memperburuk reputasi di mata publik dan keutuhan koalisi.
Partai Demokrat, diketahui melayangkan somasi terhadap sejumlah akun yang menuding Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berada di balik isu ijazah palsu Jokowi.
Tak berselang lama, partai pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono itu melaporkan sejumlah akun ke Polda Metro Jaya. (*)
Video populer saat ini:





