KPK Telusuri Aliran Dana Korupsi Kuota Haji ke Biro Perjalanan Haji

mediaindonesia.com
14 jam lalu
Cover Berita

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan terus menggali kasus dugaan korupsi kuota haji 2024. Setelah menetapkan tersangka Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) dan staf khusus Menteri Agama saat itu, Isfan Abidal Aziz (Gus Alex), penyidik KPK juga akan menelusuri peran pihak-pihak Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) serta biro perjalanan haji. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan sekaligus upaya optimalisasi pemulihan kerugian negara.

“Termasuk dari para PIHK atau biro travel penyelenggara ibadah haji, itu juga menjadi bagian dari upaya asset recovery,” kata Budi.

Ia menegaskan bahwa penetapan tersangka dilakukan secara profesional dan semata-mata berdasarkan kecukupan alat bukti, dengan dukungan sinergi antara KPK dan BPK yang masih menghitung kerugian keuangan negara.

“Nanti akan kami sampaikan perkembangannya. Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan dan penyitaan terhadap barang bukti yang dibutuhkan,” ujarnya.

Sebelumnya, KPK resmi menetapkan dua orang tersangka dalam perkara dugaan korupsi pengelolaan kuota haji, yakni Gus Yaqut dan Gus Alex.

Budi menyampaikan bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memperoleh kecukupan alat bukti.

“Terkait perkara kuota haji, kami sampaikan bahwa KPK telah menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni saudara YCQ selaku eks Menteri Agama dan saudara IAA selaku staf khusus Menteri Agama pada saat itu,” jelas Budi.

Keputusan penetapan tersangka tersebut diambil pada Kamis, 8 Januari 2026. Keduanya disangkakan melanggar Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi yang berkaitan dengan perbuatan merugikan keuangan negara. (E-3)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Daftar Ruas Macet dan Banjir di Depok akibat Hujan Deras, Lengkap Penderitaan di Hari Pertama Sekolah
• 12 jam laludisway.id
thumb
Viral Kontrakan ‘Introvert’ di Tangerang, Suasana Sunyi-Tertata Rapi
• 23 jam laluinsertlive.com
thumb
NTB Perusahaan KEK Capai Rp19,5 T, Kolaborasi Jadi Kunci Keakuratan Data
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Menteri Energi Chris Wright: Pengawasan AS di Venezuela Kemungkinan Berlanjut Bertahun-tahun, Satu-Dua atau Lebih Lama
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Perbanyak Jumlah Dokter, Prabowo: Negara akan Biayai Kampus Kedokteran
• 7 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.