Sekolah Rakyat Tahap II Mulai Dibangun di 104 Lokasi, Dirancang Tampung 112.320 Siswa

idxchannel.com
12 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai membangun Sekolah Rakyat Tahap II yang dikerjakan untuk 104 lokasi di seluruh Indonesia.

Sekolah Rakyat Tahap II Mulai Dibangun di 104 Lokasi, Dirancang Tampung 112.320 Siswa. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai membangun Sekolah Rakyat Tahap II yang dikerjakan untuk 104 lokasi di seluruh Indonesia.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, program Sekolah Rakyat Tahap II dirancang untuk menampung 112.320 siswa melalui penyediaan 3.744 rombongan belajar (rombel) yang terdiri dari 1.872 rombel Sekolah Dasar (SD), 936 rombel Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 936 rombel Sekolah Menengah Atas (SMA).

Baca Juga:
Prabowo Resmikan Sekolah Rakyat Hari Ini, Cek Delapan Faktanya

Setiap lokasi Sekolah Rakyat memiliki kapasitas 1.080 siswa, dengan rincian SD sebanyak 18 rombel (540 siswa), SMP sebanyak 9 rombel (270 siswa), dan SMA sebanyak 9 rombel (270 siswa), sehingga total terdapat 36 rombel di setiap lokasi Sekolah Rakyat.

"Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (12/1/2026).

Baca Juga:
Prabowo Bakal Resmikan Sekolah Rakyat Pekan Depan

Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II dilaksanakan secara merata di berbagai wilayah Indonesia dengan sebaran lokasi yakni Pulau Sumatera 26 lokasi, Jawa 40 lokasi, Kalimantan 12 lokasi, Bali dan Nusa Tenggara masing-masing  1 lokasi, Sulawesi 16 lokasi, Kepulauan Maluku 4 lokasi, dan Papua 3 lokasi. Setiap Sekolah Rakyat dibangun secara permanen di atas lahan seluas 5 hingga 10 hektare yang disediakan oleh pemerintah daerah.

Baca Juga:
Mensos: Sekolah Rakyat Bagian dari Upaya Pengentasan Kemiskinan

Setiap bangunan gedung Sekolah Rakyat dengan konsep boarding school yaitu asrama siswa/siswi untuk jenjang SD, SMP, dan SMA juga dilengkapi dengan fasilitas pendidikan modern yang mendukung proses belajar mengajar secara menyeluruh, meliputi ruang kelas berbasis teknologi, laboratorium keterampilan, perpustakaan dan pusat pembelajaran digital, kantin dan dapur sehat, klinik kesehatan siswa, serta sarana olahraga dan ruang kegiatan ekstrakurikuler serta asrama guru/pendamping. 

Selain itu, area hijau dan lansekap dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman.

Pelaksanaan konstruksi Sekolah Rakyat Tahap II adalah konsep awal Sekolah Rakyat yang telah beroperasi sejak Tahun Ajaran 2025/2026 pada Tahap I yaitu sebanyak 166 sekolah Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II diharapkan dapat selesai secara bertahap untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan Tahun Ajaran 2026/2027.

Hingga 31 Desember 2025, progres pekerjaan fisik Sekolah Rakyat Tahap II telah mencapai 3,98 persen mencakup pekerjaan awal konstruksi serta penyiapan infrastruktur dasar di lokasi-lokasi pembangunan. 

Terdapat lingkup pemenuhan readiness criteria dalam pelaksanaan konstruksi Sekolah Rakyat Tahap II yaitu antara lain adalah sertifikat lahan, surat keterangan bebas sengketa, dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR, dokumen lingkungan (AMDAL/UKL-UPL), (Andalalin, serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Asing Masuk Kencang di Awal 2026, Saham Ini Diborong!
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pemerintah Minta Nakes Aceh Perbaiki Sendiri Rumah yang Hancur, BNPB: Nanti di-Reimburse!
• 2 jam laludisway.id
thumb
Polisi Segera Gelar Perkara Kasus Keluarga Tewas Diduga Keracunan di Warakas
• 2 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Protes Meluas di Iran: Trump Buka Suara-Pemimpin Tertinggi Iran Balik Menuding | SAPA PAGI
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Pemkab Tasikmalaya Pulangkan 4 Korban TPPO dari Kamboja
• 5 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.