Jakarta: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan adanya kenaikan signifikan Tinggi Muka Air (TMA) di Pos Pantau Sunter Hulu pada Senin, 12 Januari 2026. Status pos pantau tersebut kini dinyatakan Siaga 2 setelah air terus merangkak naik akibat hujan yang mengguyur wilayah sekitar.
Melansir data dari Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta, pada pukul 07.00 WIB, TMA masih berada di posisi 120 cm dengan status Normal (Siaga 4). Namun, hanya dalam waktu satu jam, TMA melonjak tajam menjadi 210 cm pada pukul 09.00 WIB, yang memicu kenaikan status menjadi Siaga 2.
Pihak otoritas memperkirakan perjalanan air akan mencapai Pintu Air (PA) Pulo Gadung dalam waktu kurang lebih empat jam ke depan. Sebagai langkah mitigasi, BPBD mengimbau warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan.
Baca Juga :
Pos Pantau Pesanggrahan Siaga 3, Warga di Bantaran Sungai Diminta WaspadaSetidaknya terdapat 21 wilayah yang diprediksi akan dilalui aliran sungai tersebut, mulai dari Bambu Apus, Cilangkap, Pondok Ranggon, hingga wilayah Jakarta Utara seperti Kelapa Gading dan Rawabadak.
Hingga saat ini, BPBD DKI telah melakukan sejumlah upaya darurat, di antaranya penyebaran informasi melalui media sosial, aktivasi Disaster Early Warning System (DEWS), serta pemberian peringatan langsung kepada para Camat dan Lurah di wilayah terdampak.
Ilustrasi hujan. Foto: Media Indonesia (MI)/Ramdani.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada. Dalam kondisi darurat, warga dapat segera menghubungi pusat bantuan Jakarta Siaga melalui Call Center 112.
Berikut wilayah yang diimbau waspada kenaikan air:
- Jakarta Timur: Bambu Apus, Cilangkap, Pondok Ranggon, Setu, Lubang Buaya, Pondok Bambu, Pondok Kelapa, Cipinang, Cipinang Melayu, Cipinang Muara, Duren Sawit, Jatinegara Kaum, Kayu Putih, Pulo Gadung, Sumur Batu.
- Jakarta Utara: Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading Timur, Kebon Bawang, Rawa Badak Selatan, Rawa Badak Utara, Sungai Bambu.



