Rupiah Loyo Tujuh Hari Beruntun, Dibuka Sentuh Rp16.847 per USD

idxchannel.com
13 jam lalu
Cover Berita

Nilai tukar rupiah kembali dibuka di zona merah pada perdagangan awal pekan, Senin (12/1/2026).

Rupiah Loyo Tujuh Hari Beruntun, Dibuka Sentuh Rp16.847 per USD. (Foto iNews Media Group)

IDXChannel - Nilai tukar rupiah kembali dibuka di zona merah pada perdagangan awal pekan, Senin (12/1/2026). Mata uang Garuda tercatat melemah 0,17 persen menjadi Rp16.847 per dolar Amerika Serikat (AS) atau USD jika dibandingkan dengan posisi pada penutupan sebelumnya yang berada di level Rp16.819 per USD.

Kondisi ini disebabkan oleh kombinasi sentimen domestik, mulai dari dampak pelonggaran kebijakan moneter yang dilakukan Bank Indonesia (BI) hingga kekhawatiran pasar terhadap angka defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.

Baca Juga:
Rupiah Sepekan Terkoreksi 0,55 Persen di Tengah Kemungkinan The Fed Tahan Suku Bunga

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 10.05 WIB, tekanan terhadap rupiah semakin dalam dengan pelemahan mencapai 0,30 persen ke level Rp16.869 per USD.

Meskipun pada saat yang sama, indeks dolar AS sebenarnya tengah mengalami penurunan sebesar 0,18 persen ke posisi 98,95, hal tersebut belum mampu mengangkat performa mata uang domestik. Pelemahan ini sekaligus memperpanjang tren negatif rupiah yang sudah terjadi selama tujuh hari perdagangan berturut-turut.

Baca Juga:
Awal Januari 2026, BI Pantau Ketat Stabilitas Rupiah dan Pasar Keuangan

Berbeda dengan rupiah, mayoritas mata uang di kawasan Asia justru menunjukkan kecenderungan menguat terhadap dolar AS pada Senin pagi.

Baca Juga:
UU APBN 2026, Purbaya Punya Wewenang Baru Rekomposisi Rupiah dan Valas

Baht Thailand memimpin penguatan di Asia dengan kenaikan sebesar 0,28 persen, diikuti oleh dolar Singapura yang terkerek 0,13 persen.

Mata uang utama lainnya seperti yen Jepang dan ringgit Malaysia juga kompak menanjak 0,09 persen.

Selain itu, peso Filipina terpantau terangkat 0,07 persen dan yuan China menguat tipis sebesar 0,03 persen.

Di sisi lain, hanya beberapa mata uang yang menemani rupiah di zona merah, yakni won Korea Selatan yang merosot 0,2 persen, dolar Taiwan yang turun 0,05 persen, serta dolar Hong Kong yang melemah sangat tipis sebesar 0,006 persen terhadap dolar AS.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
• 2 jam lalusuara.com
thumb
Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Jakarta Terendam Banjir
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Terbitkan Obligasi Tenor Pendek jadi Strategi Anyar DJPPR Kelola Utang
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Trump Pertimbangkan Serangan Militer untuk Respons Protes di Iran
• 9 jam laluidntimes.com
thumb
Siaga 2, Ketinggian Air di Sunter Hulu Capai 210 cm, BPBD Jakarta Imbau Waspada di Wilayah Ini
• 11 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.