Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan sedang mempertimbangkan sejumlah opsi, termasuk intervensi militer, untuk merespons gelombang protes di Iran. Trump dijadwalkan menerima pengarahan dari pejabat tinggi pertahanan pada Selasa (13/1/2026), terkait situasi di Teheran.
Langkah ini diambil menyusul laporan tewasnya ratusan demonstran akibat tindakan keras aparat keamanan Iran. Washington menegaskan tidak akan tinggal diam jika rezim terus menggunakan kekuatan mematikan terhadap warganya sendiri.




