Jakarta (ANTARA) — Ajang inovasi terbesar di Asia, Bangkok International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEx) 2026, kembali digelar pada 5–9 Januari 2026 di Bangkok International Trade and Exhibition Centre (BITEC). Kompetisi internasional ini diikuti oleh 883 tim dari 24 negara, menjadikannya salah satu pameran dan lomba inovasi paling bergengsi di kawasan Asia.
Dalam ajang tersebut, siswa SMA British School Jakarta (BSJ) yang terdiri dari Ennoia Aidan Prarthana Pangganjar, Faliya Alikha Kunaefi, Alexa Putri Satyawan, Almira Dianizza, dan Lim Dong Hyun, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih medali emas melalui karya inovatif berjudul Motivision.
Karya ini merupakan sebuah website berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang dirancang khusus untuk mendukung pengembangan dan pembinaan atlet taekwondo.
Motivision dikembangkan sebagai platform cerdas yang membantu atlet dan pelatih dalam memantau performa, meningkatkan motivasi latihan, serta mendukung proses evaluasi berbasis data.
Keunggulan Motivision semakin diperkuat dengan statusnya yang telah di-approve oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), menunjukkan bahwa solusi yang ditawarkan tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga siap diterapkan secara nyata.
Para juri internasional IPITEx 2026 menilai Motivision unggul dalam aspek integrasi teknologi AI, kejelasan manfaat bagi atlet, serta potensi pengembangan lebih lanjut di tingkat nasional maupun internasional. Keberhasilan ini mengantarkan tim BSJ meraih medali emas, sekaligus mengharumkan nama Indonesia di forum inovasi global.
Karya siswa SMA British School Jakarta ini tidak hanya membuktikan bahwa kolaborasi antara pendidikan, teknologi, dan olahraga dapat melahirkan inovasi yang berdampak nyata tetapi juga bahwa pelajar Indonesia telah mampu bersaing sebagai inovator muda di tingkat internasional.
Dalam ajang tersebut, siswa SMA British School Jakarta (BSJ) yang terdiri dari Ennoia Aidan Prarthana Pangganjar, Faliya Alikha Kunaefi, Alexa Putri Satyawan, Almira Dianizza, dan Lim Dong Hyun, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih medali emas melalui karya inovatif berjudul Motivision.
Karya ini merupakan sebuah website berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang dirancang khusus untuk mendukung pengembangan dan pembinaan atlet taekwondo.
Motivision dikembangkan sebagai platform cerdas yang membantu atlet dan pelatih dalam memantau performa, meningkatkan motivasi latihan, serta mendukung proses evaluasi berbasis data.
Keunggulan Motivision semakin diperkuat dengan statusnya yang telah di-approve oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), menunjukkan bahwa solusi yang ditawarkan tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga siap diterapkan secara nyata.
Para juri internasional IPITEx 2026 menilai Motivision unggul dalam aspek integrasi teknologi AI, kejelasan manfaat bagi atlet, serta potensi pengembangan lebih lanjut di tingkat nasional maupun internasional. Keberhasilan ini mengantarkan tim BSJ meraih medali emas, sekaligus mengharumkan nama Indonesia di forum inovasi global.
Karya siswa SMA British School Jakarta ini tidak hanya membuktikan bahwa kolaborasi antara pendidikan, teknologi, dan olahraga dapat melahirkan inovasi yang berdampak nyata tetapi juga bahwa pelajar Indonesia telah mampu bersaing sebagai inovator muda di tingkat internasional.

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fphoto%2Fori%2F2025%2F12%2F16%2F3ba42bbb-967d-43c1-8843-40d84c152cc3.jpg)


