Malaysia memblokir sementara akses ke Grok dengan alasan maraknya penyebaran konten deepfake tidak senonoh.
IDXChannel - Malaysia memblokir sementara akses ke Grok dengan alasan maraknya penyebaran konten deepfake tidak senonoh.
Dilansir dari Xinhua pada Senin (12/1/2026), Grok merupakan chatbot kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan oleh xAI milik Elon Musk.
Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa langkah ini menyusul pemberitahuan yang dikeluarkan oleh komisi itu kepada X Corp dan xAI LLC pada 3 Januari dan 8 Januari, yang menuntut, antara lain, implementasi langkah-langkah perlindungan teknis.
"Tindakan ini menyusul penyalahgunaan Grok yang berulang kali untuk menghasilkan gambar cabul, eksplisit seksual, tidak senonoh, sangat menyinggung, dan gambar yang dimanipulasi tanpa persetujuan, termasuk konten yang melibatkan perempuan dan anak di bawah umur," katanya.
"Pembatasan akses ke Grok akan tetap berlaku sampai perlindungan yang efektif diterapkan, khususnya untuk mencegah konten yang melibatkan perempuan dan anak-anak," katanya.
Sebelumnya, Indonesia mengumumkan kebijakan serupa, menjadi negara pertama yang menerapkannya.
"Demi melindungi perempuan, anak, dan seluruh masyarakat dari risiko konten pornografi palsu yang dihasilkan menggunakan teknologi kecerdasan artifisial, Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital melakukan pemutusan akses sementara terhadap aplikasi Grok," kata Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam sebuah pernyataan.
"Pemerintah memandang praktik deepfake seksual nonkonsensual sebagai pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia, martabat, serta keamanan warga negara di ruang digital," katanya.
(Wahyu Dwi Anggoro)




