Menteri PPPA Menilai Bencana Alam Sumatera Menjadi Momentum Refleksi Menjaga Lingkungan

pantau.com
8 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi menyampaikan bahwa bencana alam yang melanda Provinsi Sumatera menjadi momentum refleksi bersama untuk menjaga alam dan memperbaiki hubungan manusia dengan lingkungan.

Pernyataan tersebut disampaikan Arifah Fauzi dalam keterangannya di Jakarta pada Senin saat menyoroti rangkaian bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera.

“Bencana alam menjadi momentum refleksi bersama untuk menjaga lingkungan dan memperbaiki hubungan manusia dengan alam. Kita diingatkan untuk menjaga alam, menjaga lingkungan, dan memulai dari diri sendiri,” ungkapnya.

Doa Bersama untuk Korban Bencana Alam

Menteri Arifah Fauzi menghadiri kegiatan doa bersama untuk korban bencana alam Sumatera yang digelar di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Sleman, Yogyakarta.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad.

Menurut Arifah, doa bersama menjadi wadah silaturahim sekaligus wujud empati dan solidaritas kepada masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di Sumatera.

Ia menilai kegiatan tersebut sebagai momen penting untuk saling mengingatkan dan memperkuat kepedulian bersama terhadap sesama.

“Mari kita doakan para korban bencana alam di Sumatera agar diberikan kekuatan dan ketabahan, serta bagi yang wafat semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujarnya.

Peran Pesantren dalam Membangun Generasi Bangsa

Dalam kesempatan tersebut, Arifah Fauzi juga menekankan kontribusi besar pesantren dalam menyiapkan generasi yang beriman, berakhlak, dan berdaya saing.

Ia menyampaikan bahwa pendidikan pesantren tidak hanya menekankan aspek intelektual, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai-nilai moral.

Menurutnya, proses kehidupan di pesantren seperti disiplin waktu, hidup sederhana, dan belajar saling menghargai merupakan pembelajaran hidup yang penting bagi santri.

Pembelajaran tersebut dinilai menjadi bekal berharga bagi santri dalam menghadapi masa depan.

“Manfaatkan sebaik-baiknya proses ketika kalian berada di pesantren. Percayalah, manfaatnya akan terasa ketika kalian sudah lulus. Santri adalah masa depan bangsa yang memiliki kelebihan, karena nilai-nilai agamanya. Tetap semangat, karena kalian adalah masa depan bangsa. Santri punya kelebihan karena nilai-nilai agamanya,” katanya.

Pondok Pesantren Sunan Pandanaran yang berdiri sejak 1975 dikenal sebagai salah satu pesantren besar dan berpengaruh di Sleman, Yogyakarta.

Pesantren tersebut mengintegrasikan pendidikan diniyah dan pendidikan formal serta dikenal dengan penguatan pendidikan keagamaan, penghafalan Al Quran, dan pembentukan karakter santri yang berakhlak serta berwawasan kebangsaan.

Selain itu, Pondok Pesantren Sunan Pandanaran juga aktif berperan dalam kegiatan sosial dan penguatan moderasi beragama sehingga menjadi pusat pembinaan generasi muda yang berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bijaklah Memanfaatkan Informasi Kesehatan di Media Sosial
• 6 jam lalukompas.id
thumb
Penasaran 12 Januari Peringatan Hari Apa Saja? Ini Daftar Lengkapnya
• 12 jam laluliputan6.com
thumb
5 Tips Aman Main Dating Apps Menurut Ahli
• 1 jam lalubeautynesia.id
thumb
Banjir Jakarta, Motor Diizinkan Masuk Tol Sunter hingga Angke
• 2 jam lalugenpi.co
thumb
Kisah Warga Cilandak Timur Hadapi Banjir di Balik Tanggul Anyar
• 5 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.