Gus Ipul Sebut Lulusan Sekolah Rakyat Dibimbing Ikut Seleksi SMA Garuda

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan sekolah rakyat yang dibangun pemerintah dipersiapkan untuk sekolah berkelanjutan. Selain itu, lulusan sekolah rakyat juga disiapkan untuk sebagai pekerja terampil dan wirausaha.

"Sekolah rakyat dirancang berkelanjutan, anak-anak tidak berhenti hanya di bangku sekolah, tetapi terus dibimbing untuk mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan lebih tinggi atau tumbuh menjadi pekerja terampil dan wirausaha yang mandiri," kata Gus Ipul di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

Bagi siswa yang kemampuan akademiknya cukup, lulusan sekolah rakyat dibimbing untuk masuk ke SMA Garuda. Sekolah tingkat atas yang bagian dari program pemerintah.

Baca juga: Mensos Ungkap Perubahan Siswa Sekolah Rakyat, Kesehatan Fisik-Mental Membaik

"Khusus anak-anak yang memenuhi kompetensi akademik, lulusan sekolah rakyat menengah pertama dibimbing untuk mengikuti seleksi masuk ke SMA Garuda," ujar Gus Ipul.

Gus Ipul mengatakan Kemensos mewawancara 6.000 lebih anak di sekolah rakyat, hasilnya, mayoritas anak sekolah rakyat ingin melanjutkan pendidikan ke pendidikan tinggi, sementara sisanya ingin menjadi pekerja terampil dan wirausaha.

Baca juga: Mensos Lapor ke Prabowo: Sudah Ada 166 Sekolah Rakyat, Tampung 15.954 Siswa

"Hasilnya 75,3% siswa menginginkan melanjutkan ke perguruan tinggi, 24,7% siswa memilih untuk menjadi pekerja terampil baik di dalam negeri mau pun di luar negeri, mau pun berwirausaha," ucap Gus Ipul.

Sekolah rakyat bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk pendampingan siswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi. Tak hanya itu, sekolah rakyat juga bekerja sama dengan kementerian/lembaga lainnya.

"Untuk mendampingi dan membimbing persiapan masuk perguruan tinggi dan mendapatkan beasiswa. Dengan Kementerian BP2MI, Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Transmigrasi, Kementerian Ekonomi Kreatif untuk berbagai kesempatan kerja dan berwirausaha," imbuhnya.




(rfs/imk)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pramono Undang Sutiyoso Saksikan Bongkar Monorel, Biar Tidur Nyenyak
• 8 jam laluidntimes.com
thumb
Di Sekitar Trump Tower, Ribuan Orang Gelar Protes Anti-Pemerintah
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Terapis Spa di Bekasi Tewas Dibunuh Suami Siri, Pelaku Ditangkap
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
KPK: Kasus Pajak PT Wanatiara Persada Merugikan Negara hingga Rp59 M
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
ISPA hingga Diare Dominasi Keluhan Kesehatan Warga Pascabencana di Aceh Tamiang
• 3 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.