Bareskrim Turunkan Tim ke Sumatera Barat Selidiki Dugaan Penambangan Ilegal

suarasurabaya.net
3 jam lalu
Cover Berita

Direktorat Tindak Pidana Tertentu Badan Reserse Kriminal (Dittipidter Bareskrim) Polri menurunkan tim ke Sumatera Barat untuk menyelidiki dugaan praktik penambangan ilegal yang marak terjadi di wilayah tersebut, khususnya tambang emas.

“Tadi Pak Wakabareskrim (Irjen Polisi Nunung Syaifuddin) memerintahkan kami dan kami sudah menurunkan tim ke Sumatera Barat untuk melakukan penegakan hukum terkait tambang ilegal, terutama di sana kan banyak emas,” kata Brigadir Jenderal Polisi Moh Irhamni Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri dilansir dari Antara, Senin (12/1/2026).

Hal itu disampaikan Irhamni usai berkoordinasi dengan Andre Rosiade anggota DPR RI terkait dugaan penambangan ilegal di Sumatera Barat.

Irhamni mengatakan, tim dari Dittipidter Bareskrim Polri telah berada di lapangan dan berkoordinasi dengan kepolisian daerah serta kepolisian resor setempat.

Terkait dugaan adanya keterlibatan korporasi besar dalam kasus penambangan ilegal itu, ia belum bisa menjawab lantaran masih dalam penyelidikan.

“Kami sedang melakukan penyelidikan. Belum tentu. Bisa iya, bisa tidak,” ucapnya.

Jenderal polisi bintang satu itu juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan kepada kepolisian jika memiliki informasi mengenai penambangan ilegal di Sumbar.

“Masyarakat yang mempunyai informasi, segera sampaikan kepada kami sehingga kami bisa melakukan penegakan hukum. Tentunya penegakan hukum secara berkeadilan,” ucapnya.

Sebelumnya, Pada Senin pagi, Andre Rosiade mendatangi Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, untuk berkoordinasi dengan Dittipidter Bareskrim Polri soal dugaan pertambangan ilegal.

Ia mengatakan beberapa tahun belakang, marak terjadi penambangan emas ilegal di Sumatera Barat

Andre menduga terdapat oknum-oknum pengusaha di balik kasus ini.

Ia pun berharap kedatangannya untuk berkoordinasi dengan penyidik Dittipidter Bareskrim Polri dapat mengungkap para penambang ilegal itu.

Legislator DPR RI itu juga meminta agar aparat penegak hukum di Sumatera Barat, khususnya polres-polres, untuk menindak tegas kasus pertambangan ilegal ini.

“Kita tidak ingin orang-orang yang selama ini berlindung dan kebal, para penambang liar, ini selamat. Untuk itu, saya datang agar ada penegakan hukum yang konkret dan terukur dan jelas. Para pelaku penambang liar dan ilegal di Sumatera Barat segera ditangkap,” ucapnya. (ant/saf/iss)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pemkot Jakut Optimalkan Bazar UKM 2026, Targetkan Dampak Ekonomi Lebih Besar Meski Kegiatan Berkurang
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Ramalan Nasib Penjualan Motor Tahun 2026 Usai Naik Tipis di 2025
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Diguyur hujan dua hari, 356 jiwa di Makassar mengungsi akibat banjir
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Jalan Pantura Widorokandang Banjir, Lalu Lintas Rembang-Pati Macet hingga 2 Km
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Trump Ancam Kuba: Buat Kesepakatan atau Konsekuensi
• 7 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.