Diguyur hujan dua hari, 356 jiwa di Makassar mengungsi akibat banjir

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Makassar (ANTARA) - Pengungsi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), terus bertambah hingga mencapai ratusan orang lantaran luapan air yang terus meninggi akibat tingginya curah hujan dalam dua hari terakhir pada 10 - 11 Januari 2025.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar Fadli Tahir menyebut curah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan banjir dan dampak lanjutan di Kecamatan Biringkanaya, sehingga sebagian warga harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

"Pengungsi sementara sebanyak 97 Kepala Keluarga (KK) dengan total 356 jiwa yang telah berada di lima titik lokasi pengungsian," kata Fadli.

Baca juga: Puluhan warga Biringkanaya mengungsi akibat banjir di Makassar

Pada penanganan pengungsi, BPBD Kota Makassar bersinergi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar dalam penyediaan dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, termasuk logistik dan layanan sosial.

Selain itu Dinas Kesehatan (Dinkse) Makassar, kata dia, juga telah memberikan layanan kesehatan dan pemantauan kondisi pengungsi.

Pihaknya terus melakukan pemantauan lapangan, meningkatkan kesiapsiagaan personel, serta memperkuat koordinasi lintas sektor, guna memastikan penanganan bencana berjalan cepat, terpadu dan berfokus pada keselamatan masyarakat.

Baca juga: BPBD Sulsel apel kesiapsiagaan hadapi bencana hidrometeorologi

Selain banjir, kata dia, bencana hidrometeorologi lainnya yakni angin kencang yang terjadi di 29 titik lokasi dan mengakibatkan pohon tumbang pada sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman warga. Fadli juga menyebutkan terdapat satu unit rumah warga terdampak akibat kejadian tersebut.

Fadli mengatakan penanganan banjir tersebut dilakukan secara terpadu oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Dinas Pekerjaan Umum (PU), TNI/Polri, serta pemerintah kecamatan dan kelurahan setempat, meliputi evakuasi material pohon tumbang, pembersihan akses jalan, dan pengamanan lokasi kejadian.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, menghindari area rawan pohon tumbang dan genangan, serta segera melaporkan kejadian darurat melalui kanal resmi BPBD," ucap Kepala BPBD Makassar Fadli Tahir.

Baca juga: Kodaeral VI Makassar siapkan Satgas hadapi bencana


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dasco telepon Prabowo hubungkan ke Purbaya saat rapat bencana di Aceh
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
3.522 Warga Desa Tempur Jepara Terisolasi Akibat Longsor
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Cetak Gol Perdana di Eredivisie
• 25 menit laluviva.co.id
thumb
KPK Tangkap 8 Orang di Jakut Terkait Obral Pajak Bumi Bangunan
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
• 7 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.