JAKARTA, DISWAY.ID - Pemprov DKI Jakarta menganggarkan Rp100 Miliar untuk pembongkaran tiang monorail di Kawasan Rasuna Said, Setiabudi dan Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta Pusat.
Banyak yang salah kaprah soal anggaran fantastis itu, padahal total anggaran juga termasuk biaya pemeliharaan kawasan dan penataan trotoar di eks lahan monorail.
BACA JUGA:Jakarta Dikepung Banjir! Pramono Siagakan 1.200 Pompa Air
BACA JUGA:Akibat Genangan Air di Jalan Arteri, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Izinkan Motor Melintas Tol Sunter–Angke
Pemerhati Jakarta, Sugiyanto (SGY) meluruskan adanya kesalahpahaman di tengah masyarakat terkait biaya pembongkaran tiang monorel di sepanjang Jalan HR. Rasuna Said.
Ia menegaskan, angka Rp100 miliar yang selama ini ramai diberitakan bukanlah biaya khusus untuk pembongkaran 109 tiang monorel, melainkan estimasi total anggaran penataan kawasan secara menyeluruh.
"Terjadi mispersepsi di masyarakat. Seolah-olah biaya pembongkaran 109 tiang monorail mencapai Rp100 miliar. Padahal, angka itu merupakan estimasi total biaya penataan kawasan Jalan HR. Rasuna Said secara terpadu, bukan hanya pembongkaran tiang," kata Sugiyanto, Senin, 12 Januari 2026.
BACA JUGA:Pramono Undang Bang Yos saat Bongkar Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said: Supaya Bisa Tidur Nyenyak
BACA JUGA:Tak Hanya Bongkar Tiang Monorail, Pemprov DKI Tetap Prioritaskan Penataan Kota Berkelanjutan
Menurutnya, jika dihitung secara rasional dengan mengacu pada harga satuan pembongkaran beton yang lazim digunakan dalam dunia konstruksi, biaya pembongkaran fisik tiang monorail justru berada pada kisaran ratusan juta rupiah, bukan puluhan miliar.
Sugiyanto menjelaskan, harga satuan pembongkaran beton umumnya berkisar antara Rp400.000 hingga Rp600.000 per meter kubik.
Sementara jumlah tiang monorel di Jalan HR. Rasuna Said tercatat sebanyak 109 tiang, dengan estimasi volume masing-masing tiang sekitar 3 hingga 5 meter kubik.
Menurutnya, jika dihitung total volume pembongkaran berada di kisaran 300 sampai 500 meter kubik. Dengan harga satuan Rp400.000 per meter kubik, biayanya sekitar Rp120 juta sampai Rp200 juta.
BACA JUGA:Kelurahan Rawa Buaya Mulai Tergenang, Bu RT Imbau Warga Waspadai Banjir Kiriman
"Jika memakai harga tertinggi Rp600.000 per meter kubik, biayanya sekitar Rp180 juta sampai Rp300 juta. Jadi, secara logika teknis, pembongkaran 109 tiang monorel hanya memerlukan sekitar Rp300 juta," bebernya.
- 1
- 2
- »


