JAKARTA – Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memuncak dalam beberapa hari terakhir, menyusul semakin memanasnya demonstrasi anti-pemerintah di Negeri Para Mullah. Peringatan Presiden Donald Trump tentang penggunaan kekuatan militer memicu reaksi keras dari Iran terkait ancaman pembalasan terhadap kekuatan dan sekutu AS di Timur Tengah.
AS dan Iran merupakan musuh bebuyutan selama puluhan tahun, sejak Revolusi Iran tahun 1979 yang menggulingkan kekuasaan Shah Iran yang didukung AS. Pemerintahan teokratis Iran menentang kehadiran Israel — sekutu dekat AS — serta campur tangan Washington di Timur Tengah.
Kedua negara telah membangun kekuatan militer yang sangat berbeda dalam skala dan kapabilitas. Meski belum dapat menyamai kekuatan militer adidaya AS, militer Iran tetap menjadi salah satu yang terkuat di Timur Tengah.
Berikut perbandingan kekuatan militer kedua negara menurut data Global Firepower Index:
Peringkat dan Indeks Kekuatan Militer
Amerika Serikat menempati peringkat pertama secara global dengan Power Index sebesar 0,0699, yang merupakan skor optimal dalam standar pengukuran Global Firepower. Sementara itu, Iran menempati peringkat keempat belas dari 145 negara yang dianalisis dengan Power Index sebesar 0,2269.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5457952/original/085391400_1767067413-unnamed.jpg)
