Gelondongan Kayu Jadi Barang Bukti Illegal Logging, Patroli di Gunung Ciremai Ditingkatkan

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN – Dugaan tindak pidana illegal logging atau pembalakan liar di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), berhasil diungkap. Untuk mengantisipasi kejadian serupa, patroli dan pengamanan pun ditingkatkan.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });

“Ya sudah pasti, patroli kami tingkatkan, termasuk bersama dengan TNI/Polri,” ujar Bagian Humas, Promosi, dan Pemasaran Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC), Ady Sularso, kepada Republika, Senin (12/1/2026).

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Baca Juga
  • Ular King Kobra Melingkar di Kolong Meja, Warga Lapor Damkar
  • Pembongkaran Tiang Monorel Diklaim Kurangi 18 Persen Kemacetan di Jakarta
  • Laga Kedua Jadi Pelajaran Berharga, Bandung bjb Tandamata Siapkan Perbaikan

Ady mengatakan, pihaknya pun sudah lama memasang papan himbauan/informasi, papan larangan dan sosialisasi terkait larangan penebangan hutan. Namun diakuinya, tindakan illegal logging masih terus terjadi.

“Sepanjang 2025 kemarin, ditemukan ada lima tunggak pohon Sonokeling yang diduga terjadinya pencurian kayu,” ucap Ady.

'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}

Kasus terakhir illegal logging di TNGC yang berhasil diungkap terjadi pada pekan kemarin. Pengungkapan itu bermula saat Tim Patroli Balai TNGC dan mitranya melakukan patroli di kawasan TNGC dan mencium dugaan akan adanya pengambilan kayu dari dalam kawasan.

Meski di tengah malam, petugas terus bergerak masuk ke dalam kawasan untuk memastikan dan melakukan penyergapan. Hal itu tepatnya terjadi di Blok Panjakroma, Desa Pasawahan, Kecamatan.Pasawahan, Kabupaten Kuningan.

Saat petugas sampai di lokasi dan hendak melakukan penyergapan, para pelaku langsung melarikan diri. Kondisi malam yang gelap saat itu menjadi penghalang bagi petugas untuk melakukan penangkapan.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Diduga Spasmodic Dysphonia, Nadine Amizah Akui Bernyanyi Kini Terasa Menyakitkan
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Ongkos Murah, Liburan Makin Ceria! Cara Ngecer dari Bekasi ke Jogja Tanpa Bikin Kantong Menjerit
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
9 Tanda Dehidrasi Ringan yang Sering Tak Disadari
• 10 jam lalubeautynesia.id
thumb
Gunung Semeru Kembali Erupsi, APG Capai 5 Km: Warga Diminta Tidak Beraktivitas dalam Radius Bahaya
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem Kirim Ratusan Personel ke Minneapolis, Sebut Korban ICE Teroris
• 15 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.