Hasil Rakernas, PDI-P Tegas Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - PDI-P menetapkan sikap menolak wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD atau tidak langsung oleh rakyat dalam rapat kerja nasional (Rakernas) yang digelar di Ancol, Jakarta, Senin (12/1/2025).

Sikap tersebut disampaikan oleh Ketua DPD PDI-P Aceh Jamaluddin Idham saat membacakan risalah hasil Rakernas yang digelar selama 3 hari sejak Sabtu (10/1/2026) kemarin.

“Rakernas I Partai menegaskan pentingnya menjaga hak kedaulatan rakyat untuk menentukan pemimpinnya melalui pelaksanaan pilkada secara langsung, guna memperkuat legitimasi dan kepastian masa jabatan yang bersifat tetap lima tahun," ujar Jamaluddin di hadapan seluruh peserta Rakernas, Senin.

Partai yang dipimpin oleh Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri itu pun kemudian mengusulkan penerapan sistem e-voting dalam pilkada langsung.

Baca juga: Megawati Akan Sampaikan 7 Rekomendasi Rakernas PDI-P, Termasuk soal Pilkada

Penerapan teknologi itu disebut bisa menjadi solusi atas keluhan mahalnya biaya pelaksanaan Pilkada langsung oleh rakyat, tanpa mengurangi hak warga dalam sistem demokrasi.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=e-voting, pilkada, PDI-P, kedaulatan rakyat, Pilkada lewat DPRD, wacana pilkada lewat dprd, sikap pdip&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8xMi8xNzA5Mzc2MS9oYXNpbC1yYWtlcm5hcy1wZGktcC10ZWdhcy10b2xhay13YWNhbmEtcGlsa2FkYS1sZXdhdC1kcHJk&q=Hasil Rakernas, PDI-P Tegas Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

“Rakernas I Partai mendorong pelaksanaan pilkada yang berbiaya rendah, antara lain menerapkan e-voting," ungkap Jamaluddin.

Selain itu, Rakernas PDI-P merekomendasikan pembatasan biaya kampanye dan mencegah adanya mahar politik dalam tahapan rekomendasi pasangan calon.

Langkah tersebut juga harus dibarengi dengan penguatan penegakan hukum terhadap pelanggaran pemilu dan peningkatan profesionalitas dan integritas penyelenggara pemilu.

“Penegakan hukum bagi pelanggaran pemilu seperti money politic, mencegah pembiayaan rekomendasi calon, pembatasan biaya kampanye, profesionalitas dan integritas penyelenggara pemilu,” tutur Jamal.

Baca juga: Digandeng Anak Puan Maharani, Megawati Tiba di Lokasi Penutupan Rakernas PDI-P

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

PDI-P meyakini, sistem pilkada bersih akan melahirkan pemimpin yang berdedikasi bagi kesejahteraan rakyat, bukan berpihak penyokong modal.

"Setiap tahapan Pilkada harus memastikan kedaulatan ada di tangan rakyat, bukan pada kekuatan kapital. Dengan penegakan hukum yang tegas terhadap politik uang, kita menjaga marwah demokrasi kita," pungkasnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo Sindir Kelompok Penyebar Pesimisme: Kemungkinan Besar Mereka Dibayar Kekuatan Asing
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Dirreskrimum hingga 13 Kapolres di Jateng Dimutasi, Ini Daftarnya
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Kejar Target Produksi Gabah, Pemkab Cianjur Mutakhirkan Data Lahan Sawah
• 21 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Allegri Geram dengan Buruknya Fokus Milan
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
Lifting Minyak Bumi 2025 Diklaim Lampaui Target, Pakar Soroti Anomali Data
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.