KUDUS, iNews.id – Kabar duka datang dari Kabupaten Kudus. Ismi Najiba Ulya, bocah perempuan berusia lima tahun yang dilaporkan hanyut di anak Sungai Perak, Desa Karangbener, Kecamatan Bae, ditemukan tewas tim SAR gabungan, Senin (12/1/2026) siang.
Peristiwa memilukan ini bermula pada Minggu (11/1) sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, kondisi cuaca di wilayah tersebut sedang turun hujan lebat. Ismi diketahui sedang bermain sepeda bersama dua orang kakaknya di sekitar genangan limpasan air sungai.
Nahas, kondisi jalan yang licin akibat hujan membuat sepeda yang dikendarai korban tergelincir. Ismi terjatuh ke dalam aliran anak Sungai Perak dan seketika terbawa arus sungai yang sedang meluap.
Upaya pencarian skala besar dilakukan sejak laporan diterima oleh pihak Basarnas. Tim SAR gabungan melakukan penyisiran intensif di sepanjang sisi kiri dan kanan sungai.
Setelah hampir 20 jam pencarian, korban akhirnya ditemukan pada Senin (12/1) pukul 11.45 WIB. Titik penemuan berada sekitar 700 meter ke arah selatan dari lokasi awal korban terjatuh.
"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, posisinya tertutup material lumpur dan ranting-ranting pohon yang terbawa arus," ungkap Budiono, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Semarang dilansir dari iNews Semarang.
Operasi SAR Resmi DitutupPasca-penemuan, tim gabungan langsung mengevakuasi jenazah Ismi dan membawanya ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR di anak Sungai Perak ini secara resmi dinyatakan ditutup.
Budiono menyampaikan apresiasinya kepada seluruh unsur yang terlibat, mulai dari Pos Basarnas Jepara hingga masyarakat setempat yang bahu-membahu dalam proses pencarian di tengah cuaca yang menantang.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama seluruh unsur SAR serta masyarakat setempat. Kepada orang tua, kami kembali mengimbau untuk lebih waspada mengawasi anak-anak bermain, terutama di dekat aliran air saat musim hujan," katanya.
Original Article


