PDIP Dorong Transformasi Polri Serta TNI: Harus Profesional dan Bebas Politik

liputan6.com
4 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) secara tegas mendesak adanya langkah transformasi dan reformasi pada institusi Polri dan TNI.

Penegasan itu menjadi salah satu poin rekomendasi eksternal yang dibacakan dalam penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Tahun 2026 di Jakarta. 

Advertisement

BACA JUGA: PDIP Tegas Dukung Pilkada Langsung: Rakyat Punya Hak untuk Menentukan Pemimpinnya

"Hal ini penting untuk memastikan kedua lembaga tersebut tetap berada pada jalur profesionalisme dan tidak terseret dalam arus politik praktis," kata Ketua DPD PDIP Provinsi Aceh Jamaluddin Idham saat membacakan poin Rakernas I di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta, Senin (12/1/2026).

Dia menyatakan, PDIP melihat bahwa Polri harus tegak lurus sebagai alat negara yang menjaga ketertiban, bukan ikut atau terlibat dalam instrumen kekuasaan. 

"Rakernas I Partai mendesak pemerintah untuk segera menjalankan transformasi Polri melalui penguatan akuntabilitas politik yang subtantif, guna memastikan kepolisian tegak lurus sebagai alat negara yang setia pada konstitusi, bukan pada kekuasaan jangka pendek," tegas Jamaluddin.

Dalam dokumen tersebut, PDIP juga mengusulkan penguatan mekanisme check and balances melalui pengawasan parlemen yang lebih tajam serta pemberian wewenang eksekutorial bagi Kompolnas sehingga tindakan kepolisian dapat dipertanggungjawabkan secara transparan kepada publik. 

"Bagi PDIP, pembersihan institusi dari kepentingan politik adalah harga mati. Transformasi ini harus difokuskan pada pembersihan institusi dari anasir politik praktis, penghapusan 'dwifungsi' jabatan sipil serta realokasi anggaran demi kesejahteraan personil Polri yang bertugas di akar rumput untuk menjamin Polri yang profesional, humanis dan terpercaya,” lanjut Jamaluddin.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Banjir Terendam Jakarta: 22 RT dan 33 Ruas Jalan Tergenang Akibat Curah Hujan Tinggi
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Hasil Rakernas I PDIP: Penegakan Hukum Tak Boleh Dipakai Jadi Alat Politik
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Tepis Isu Perpecahan Kabinet, Prabowo: Jangan Percaya Analisis Orang Sok Pintar di Medsos!
• 8 jam lalusuara.com
thumb
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Peringatan Dini BMKG 13-14 Januari 2026 di Seluruh WIlayah Indonesia, Waspada Hujan Sangat Lebat
• 7 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.