Hasil Rakernas I PDIP: Penegakan Hukum Tak Boleh Dipakai Jadi Alat Politik

jpnn.com
9 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - PDI Perjuangan mendesak dilakukan reformasi sistem hukum secara berkeadilan guna memastikan peraturan tidak lagi dijadikan alat politik oleh pihak mana pun.

Hal dalam sikap politik PDIP setelah melaksanakan Rakernas I di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta, Senin (12/1).

BACA JUGA: Hasil Rakernas I PDIP: Pemotongan TKD Tak Mencerminkan Keadilan

Ketua DPD PDIP Aceh Jamaluddin Idham menjadi sosok yang membacakan sikap partainya dalam penutupan Rakernas I.

PDIP berharap penegakan hukum secara independen menjadi penyokong utama perwujudan keadilan.

BACA JUGA: Rekomendasi Rakernas PDIP: Dukung Pilkada Langsung dan Usul Penerapan e-Voting

"Penegakan hukum, termasuk pemberantasan korupsi tidak boleh dijadikan alat kekuasaan politik atau alat persaingan bisnis," demikian Jamaluddin membacakan sikap politik PDIP, Senin (12/1).

Selain itu, PDIP dalam sikap politiknya menegaskan bahwa peningkatan kualitas demokrasi Indonesia memerlukan pelaksanaan fungsi kontrol dan penyeimbang kekuasaan negara.

BACA JUGA: Tolak Pilkada via DPRD, Politikus PDIP: Jangan Rampas Hak Rakyat

"Perlakuan yang setara dan adil bagi seluruh partai politik, reformasi sistem hukum yang berkeadilan, penguatan masyarakat sipil, kebebasan pers, dan perlindungan hak setiap warga negara dalam kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat yang dijamin oleh UUD NRI 1945,” demikian sikap politik PDIP. 

PDIP dalam sikap politik juga menegaskan pentingnya ruang partisipasi generasi muda untuk berpolitik, berekspresi, berpendapat, berkreasi, berinovasi, dan berkolaborasi.

Berkaitan dengan hal tersebut, PDIP menilai negara wajib mendorong penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, riset, hingga inovasi.

"Seperti teknologi terapan untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan kedaulatan energi, pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI), komputasi kuantum semikonduktor, energi dan mineral kritis, serta bioteknologi dan farmasi, dan melindungi pemanfaatannya," demikian Jamaluddin menyampaikan sikap politik PDIP. (ast/jpnn)


Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Rapat Sampai Jam 2 Pagi, Bahlil: SPBU Swasta Harus Beli BBM Pertamina!
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Mentan Amran Cs Patok Stok Beras Pemerintah Ditumpuk Sampai 4 Juta Ton
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Banjir di Kawasan Pluit Jakarta, TransJakarta dan Sejumlah Kendaraan Mogok Terjebak Genangan Air
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Pemerintah Terus Berupaya Memperkuat Industri Nasional dan Hilirisasi
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Hujan dan Banjir Jakarta, Perjuangan Rini Berangkat Kerja dari Bekasi ke Sunter 3 Jam
• 15 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.