Viral Guru Honorer di SDN 7 Bontoramba Dipecat setelah 4 Tahun Mengabdi, Posisi Diganti Adik Kepala Sekolah

fajar.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Salah satu guru honorer perempuan di SDN 7 Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, menarik banyak perhatian.

Salah satunya menyita perhatian warganet bernama Safri. Melalui akunnya di facebook di @Safri Ngerho, dia berharap pemerintah memberi solusi atas keluhan yang disampaikan guru honorer tersebut.

Safri pun yakin, pemerintah dalam hal ini Bupati Jeneponto akan menyelesaikan dengan bijak keluhan guru honorer tersebut. Apalagi guru honorer ini disebut sudah mengabdi selama 4 tahun lamanya di sekolah tersebut.

“Insya Allah saya percaya kan dim hal ini Bapak Bupati terbaik kita untuk bantu saudari kita selesaikan masalah Nya ibu yg di pecat ini yg sudah 4 tahun’ mengabdi untuk mendidik anak bangsa kita dengan suka rela namun oknum kepala sekolah SD negeri 7 bontoramba memecat nya. semoga mendapat kan solusi terbaik kedua bela pihak,” tulis Safri.

Yang menariknya usai dipecat, sang guru honorer itu disebut langsung digantikan.

Dan yang menggantikan posisinya diketahui merupakan keluarga bahkan adik dari sang Kepala Sekolah.

“Saya Guru Honorer SD Negeri 7 Bontoramba Sudah Mengabdi Selama 4. Tahun,” tuturnya.

“Namun Tiba-Tiba Saya Diberhentikan Kepsek & Dig4ntikan Mendadak Oleh Adlk Dari Kepsek Yang lolos PPPK Paruh Waktu,” terangnya.

Sebelumnya, Guru honorer perempuan ini harus menelan pil pahit setelah diduga diberhentikan (dipecat) secara sepihak oleh kepala sekolah tempatnya mengabdi bertahun-tahun.

Adapun penyebab pemecatannya diketahui karena menyuarakan keberatan atas kebijakan internal sekolah yang dinilai tidak adil.

Insiden itu terekam dalam sebuah video berdurasi 7 menit 56 detik. Dalam rekaman tersebut, terlihat guru honorer dan kepala sekolah terlibat perdebatan sengit di salah satu ruangan sekolah.

Keduanya duduk berhadapan di meja terpisah, sementara percakapan direkam oleh pihak lain dari kejauhan.

Konflik bermula saat guru honorer itu dipindahkan dari tugasnya sebagai guru kelas ke mata pelajaran Bahasa Inggris. Padahal, latar belakang pendidikannya adalah PGSD, bukan Bahasa Inggris.

Lebih mengejutkan lagi, posisi guru kelas yang ditinggalkannya justru diisi oleh adik kandung kepala sekolah. Padahal, berdasarkan pengakuan guru honorer tersebut, adik kepsek diketahui sudah lama tidak aktif mengajar sebagai tenaga honorer di sekolah itu.

Namun secara tiba-tiba, nama adik kepsek kembali muncul dan bahkan dinyatakan lolos dalam seleksi PPPK Paruh Waktu (PPPK PW).

“Kenapa saya dialihkan ke Bahasa Inggris, sedangkan jurusan saya PGSD?” ujar guru honorer itu dalam video.

Ia juga menegaskan bahwa selama ini kelas yang diampunya tidak pernah bermasalah atau merugikan pihak lain karena sebelumnya dalam kondisi kosong.

“Kalau memang dia aktif dari dulu, saya tidak keberatan. Tapi ini dia menggantikan posisi saya,” katanya.

“Saya tidak mau kelasku diambil dan tidak mau dialihkan ke Bahasa Inggris begitu saja,” tegasnya.

Menanggapi protes tersebut, kepala sekolah berdalih bahwa dirinya hanya menjalankan aturan dan tidak bisa melanggarnya.

“Saya sudah tahu semua yang kau jelaskan, tapi saya tidak bisa melawan aturan,” ucap kepsek.


Situasi semakin memanas ketika kepala sekolah meninggikan suara, bahkan memukul meja.

“Saya bisa keluarkan kamu dari sini karena kamu masih honor. Tidak ada penghargaan sama sekali,” ujar kepsek dengan nada keras.

Tak lama setelah itu, kepala sekolah secara tegas menyatakan pemberhentian guru honorer tersebut dari sekolah.

“Kau berhenti jadi honor. Saya keluarkan, titik. Jangan melawan,” katanya sebelum meninggalkan ruangan. (Erfyansyah/fajar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KUHP Baru dan Upaya Menjaga Marwah Perkawinan
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
IHSG Sesi I Menguat 0,13 Persen ke 8.947
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Kalahkan Persija, Persib Kunci Titel Juara Paruh Musim Super League 2025/2026
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Demo Ricuh Tewaskan 500 Orang, Iran Tetapkan Masa Berkabung 3 Hari
• 15 jam laludetik.com
thumb
BMKG: Samudra Hindia Selatan Jawa Timur Berpotensi Gelombang Tinggi Hingga 15 Januari 2025
• 7 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.