Tito Tegaskan Percepatan Pemulihan Pascabencana Sumatera Prioritas Utama

detik.com
17 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian menegaskan percepatan pemulihan pascabencana Sumatera menjadi prioritas utama pemerintah. Hal itu disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), kepala daerah se-Provinsi Sumut, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Kota Medan, Senin (12/1).

Tito menjelaskan Presiden Prabowo Subianto telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera. Satgas tersebut melibatkan berbagai kementerian/lembaga untuk memastikan pemulihan berjalan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran. Ia kemudian dipercaya Presiden sebagai Ketua Satgas dan segera bergerak cepat melakukan langkah-langkah konsolidasi, termasuk pemetaan tingkat kenormalan daerah terdampak.

Tito juga menghimpun berbagai masalah di lapangan termasuk aspirasi dari para kepala daerah mengenai percepatan penanganan pascabencana. Sebelum menggelar pertemuan dengan Forkopimda di Sumut, Mendagri juga telah menggelar forum serupa dengan Forkopimda Aceh.

Lebih lanjut, Tito mengungkapkan sejumlah indikator pulihnya suatu daerah pascabencana. Hal tersebut meliputi aktivasi fungsi pemerintahan, pulihnya layanan publik, ketersediaan akses pendukung, hingga geliat perekonomian yang kembali berjalan normal.

Baca juga: Pastikan Kondisi Pascabencana, Tito Cek Langsung Infrastruktur di Aceh

"(Salah satu indikator penting itu) kabupaten, kota, itu pemerintahnya berjalan lancar. Paling tidak, tingkat kabupaten itu dulu berjalan lancar. Setelah itu nanti kecamatannya dan juga desanya," ujar Tito dalam keterangannya, Senin (12/1/2026).

Berdasarkan pengecekan di sejumlah titik serta laporan para kepala daerah se-Sumut, Tito mengungkapkan kondisi daerah terdampak bencana cukup beragam. Namun secara umum, daerah-daerah tersebut menunjukkan progres pemulihan yang signifikan. Hal ini ditandai dengan berangsur normalnya proses pemerintahan di sejumlah wilayah. Sementara itu, di tingkat desa masih terdapat beberapa daerah yang terdampak sehingga membutuhkan penanganan secara maksimal.

Di sisi lain, rusaknya akses dan ruas jalan di sejumlah daerah juga perlu menjadi perhatian. Oleh karena itu, jelas Tito, pemerintah bersama pihak terkait akan terus bekerja sama untuk memulihkan kondisi tersebut. Dalam forum itu, Tito juga menyampaikan bahwa secara umum perekonomian telah berangsur pulih.

"Dari sisi ekonomi, good news-nya, hampir semua pasar, restoran, warung, itu hidup," jelasnya.

Baca juga: Kemendagri Turunkan Tim Dukcapil ke Aceh Utara Percepat Layanan Adminduk

Pada kesempatan tersebut, Tito mengapresiasi kerja keras pemerintah pusat dan daerah, serta jajaran TNI/Polri yang berhasil mendorong percepatan pemulihan pascabencana Sumatera. Apresiasi ini termasuk diberikan kepada Pemerintah Provinsi Sumut dan kabupaten/kota setempat yang dinilai responsif dalam penanganan bencana. Bahkan, menurutnya, Sumut termasuk salah satu daerah yang cepat mengeksekusi langkah-langkah penanganan, termasuk penyaluran bantuan.

Lebih lanjut, Tito mengungkapkan sejumlah persoalan yang menjadi perhatian pemerintah, seperti sedimentasi pada beberapa sungai yang akan diusulkan untuk dilakukan normalisasi. Selain itu, perbaikan akses jalan juga akan terus dilakukan oleh pemerintah bersama pihak terkait.

"Perbaikan akses jalan darat, tadi sudah kita sampaikan. Data detilnya bagi rekan-rekan bupati, wali kota, yang syukur kalau direkap. Tapi kalau rekan-rekan punya data detil ruas jalan (rusak), ini nasional, ruas jalan ini yang punya provinsi, ruas jalan punya kabupaten/kota (dapat dilaporkan kepada pemerintah pusat)," tandas Tito.

Sebagai informasi, turut hadir pada rapat tersebut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto; Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA), Veronica Tan; Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, Wakil Gubernur Sumut, Surya; jajaran Forkopimda se-Sumut; serta para kepala daerah se-Sumut.




(akn/ega)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Terungkap! Misri Dapat Bayaran Rp 35 Juta dari Kompol Yogi
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Video Diduga Pasangan Sesama Jenis Beda 27 Tahun Kepergok Warga saat di Toilet Viral, Kenalan di Facebook hingga Janjian Hendak Berbuat Asusila
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Trump Kenakan Tarif 25 Persen Negara yang Kerjasama dengan Iran, 147 Negara Terancam Putuskan Hubungan Dagang
• 3 jam laludisway.id
thumb
Usai Banjir Terjang Cilandak Timur Jaksel
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Ketua KONI Ponorogo Ungkap Sugiri Sancoko Punya Utang Rp 26 M untuk Pilkada
• 5 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.