JAKARTA, KOMPAS.com - Stasiun Jayakarta, yang berada di Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, terendam banjir pada Senin (12/1/2025) pagi.
Kondisi sebagian stasiun yang terdampak banjir terekam dalam video yang diunggah akun Instagram @jakartapusatinfo, Senin malam.
Video memperlihatkan banjir menggenang hingga masuk ke area pintu tap in dan tap out.
Pintu tap in dan tap out sendiri berada di lantai 1 stasiun, tak jauh dari bagian depan stasiun.
Dalam video terlihat petugas kebersihan menghalau genangan air agar tidak terus masuk ke dalam stasiun, serta membersihkan air yang telah menggenang di lantai.
Baca juga: Banjir Jakarta Meluas: 59 RT dan 30 Ruas Jalan Terendam, Ratusan Warga Mengungsi
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=banjir, stasiun jayakarta, stasiun Jayakarta banjir&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8xMi8yMjA4MzE4MS9zdGFzaXVuLWpheWFrYXJ0YS1zZW1wYXQtdGVyZW5kYW0tYmFuamlyLXNlbmluLXBhZ2ktYmVnaW5pLWtvbmRpc2lueWE=&q=Stasiun Jayakarta Sempat Terendam Banjir Senin Pagi, Begini Kondisinya Sekarang §ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `Sementara itu, beberapa penumpang tampak melakukan tap out setelah turun dari KRL yang jalurnya berada di lantai 2.
Beberapa penumpang memilih berjalan di pinggir lantai untuk menghindari area yang tergenang air.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, genangan air terjadi akibat banjir yang melanda area sekitar stasiun.
"Genangan di Stasiun Jayakarta memang dampak dari banjir yang menggenangi area jalan sekitar stasiun," kata Karina saat dikonfirmasi Kompas.com.
Baca juga: Terjebak Macet akibat Banjir, Sopir Es Batu Dipotong Gaji karena Muatan Mencair
Karina menambahkan bahwa KAI Commuterline tetap mengutamakan keselamatan perjalanan commuterline.
Ia juga mengimbau penumpang untuk mengikuti arahan dan himbauan petugas baik di stasiun maupun selama perjalanan KRL saat hujan dan banjir terjadi.
"Kami akan terus menyampaikan informasi baik di social media Commuterline maupun melalui C Access apabila ada kondisi gangguan operasional layanan Commuterline," ujarnya.
Pantauan Kompas.com pada pukul 20.50 WIB, genangan air di lantai 1 Stasiun Jayakarta sudah tidak tampak.
Baca juga: Kecelakaan Bus Transjakarta di Tanjung Barat, Satu Penumpang Luka-luka
Pintu tap in dan tap out juga sudah bersih dari genangan air. Namun, empat ember berukuran besar dan sedang yang ditempatkan di lantai 1 stasiun tetap menampung air dari langit-langit stasiun. Air yang tertampung di dalam ember besar mencapai sekitar 20 cm.
Salah satu petugas stasiun, Adam, menjelaskan bahwa genangan air terjadi pada pukul 07.30 WIB. Air awalnya menggenang di bagian depan stasiun kemudian masuk ke dalam stasiun.
"Karena tadi banjir di depan. Di jalan yang ada di depan stasiun. Karena hujannya deras, jadi air naik," kata Adam.
"Tapi tidak menggangu pelayanan. Karena kalau kereta kan di lantai atas. Airnya dibersihkan terus sama petugas juga," lanjutnya.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5462306/original/048258400_1767531631-FBL_9388.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5470713/original/084982400_1768217247-IMG_3158.jpeg)
