tvOnenews.com - Dalam menyiapkan para ahli dibidang pertambangan, PT Geo Mining Berkah (PT GMB) sebuah perusahaan yang bergerak dibidang konsultan pertambangan, menggelar program kaderisasi pertambangan.
Menurut Direktur PT GMB Ir. Wisnu Salman, ST dari 125 peserta yang mendaftar dari berbagai perguruan tinggi, setelah melalui seleksi yang ketat akhirnya terpilih 16 orang dari 16 perguruan tinggi dibidang pertambangan.
"Peserta yang lolos seleksi hadir dari berbagai provinsi seperti Sumatera, Jawa, NTT, NTB, Sulawesi serta berbagai provinsi lainnya yang tersebar di Indonesia," ungkap Wisnu Salman pada Senin (12/1).
Program kaderisasi pertambangan ini lanjut Wisnu, selain untuk mendidik mahasiswa/i berprestasi, juga menjadi cara bagi PT GMB dalam mensejahterakan calon pekerja tambang.
"Saat ini beberapa lokasi pertambangan ditutup imbas cadangan habis, nilai komoditas rendah, konflik dengan warga sekitar, persoalan moratorium dan sebagainya. Dengan digelarnya program kaderisasi pertambangan, kami juga membantu calon pekerja tambang dengan menggaji mereka selama proses pengkaderan," lanjut Wisnu Salman.
Wisnu melanjutkan nantinya diakhir program akan dipilih 2 peserta yang paling berprestasi untuk menjadi karyawan tetap di PT GMB.
PT GMB papar Wisnu juga tidak hanya sekali menggelar program kaderisasi tetapi juga akan kembali menggelar program kaderisasi pertambangan lanjutan pada periode berikutnya.
Untuk memudahkan proses berbagi ilmu dunia pertambangan pada program kaderisasi, Wisnu menegaskan pihaknya akan menerapkan belajar secara daring (online) dan sesekali ke lapangan.
Program kaderisasi pertambangan ini papar Wisnu dibuka oleh Dirjen Minerba Kementerian ESDM - Tri Winarno.
Sementara untuk pembicaranya sendiri adalah para tenaga ahli yang bekerja di PT GMB. Adapun peserta kaderisasi pada tahun ini terdiri dari Haditsman Al Amin (Universitas Halu Oleo), Maria V Lodongo (Universitas Nusa Cendana), Affif F Chan (Universitas Jambi), Dwi Nilawati (ITERA), Sabina Salsabiela (ITB), M Alfatah (Universitas Muhammadiyah Mataram).
Indra PP Nasution (Universitas Negeri Padang), Faiq N Chandra (Universitas Jember), B. Taqbeera (UI), Dimas Prayudha (Universitas Hasanuddin), R. Saputra (UMI), Novaldin M (Universitas Dayanu Ikhsanuddin), B.W Ningrum (Universitas Mulawarman), Putri Ariska (Universitas Sriwijaya), R.T Kusuma (UPN Veteran Yogyakarta), serta M Iqbal (Universitas Syiah Kuala).




