Aurelie Moeremans tengah menjadi sorotan usai dirinya merilis buku bertajuk Broken String, yang menceritakan tentang pengalamannya menjadi korban child grooming. Kala itu, Aurelie mengaku dirinya menjadi korban manipulasi dan kontrol dari mantan kekasihnya yang berusia dua kali lebih tua.
Sontak saja, usai isi dari buku tersebut menyita perhatian, wawancara lawas Aurelie pun kembali mencuat. Salah satunya wawancara Aurelie saat dirinya mengungkapkan soal tato di tubuhnya.
Aurelie mengaku tato tersebut dibuatnya sebagai bentuk paksaan dari mantan kekasihnya. Dalam wawancara itu, Aurelie mengaku awalnya ia ingin mengikuti ajang Puteri Indonesia.
Bahkan, hal tersebut juga merupakan mimpi dari ibundanya untuk melihat anaknya menjadi seorang finalis Puteri Indonesia. Namun, mipi tersebut terpakss dikubur oleh Aurelie dikarenakan mantan pacarnya kala itu tidak mengizinkannya.
"Jadi dulu aku sempat kepikiran mau ikutan Putri Indonesia. Dan itu mimpinya mama juga dari dulu. Terus pacar aku saat itu nggak mau itu terjadi. Aku bilang, yaudah aku nggak ikutan, tapi dia kayak, 'no, no, no'," cerita Aurelie Moeremans dilihat dari unggahan akun TikTok @berchanda8, Senin (12/1).
Bahkan, Aureli mengungkapkan mantan pacarnya meminta dirinya untuk membuat tati, agar ia benar-benar tidak bisa mengikuti ajang Puteri Indonesia.
"Dia bahkan bilang, 'kamu mau tato nggak? Biar kamu ada...kayak jadi kalau sudah tato kan nggak bisa ikutan," ungkap Aurelie Moeremans.
Aurelie pun menuruti permintaan sang kekasih kala itu. Demi menjaga perasaan kekasihnya kala itu, Aurelie rela mengubur mimpinya menjadi finalis Puteri Indonesia.
"Akhirnya aku tato gara-gara itu, untuk bikin pacar aku percaya aku enggak akan ikutan. Aku emang suka tato juga, cuma alasan utamanya itu sebenarnya bodoh banget. Itu semua cuma untuk ngejaga perasaan dan mentalnya pacar aku," tuturnya.
Bahkan, Aurelie juga pernah menceritakan soal fakta mengenai tato di tubuhnya itu di akun Instagramnya. Aurelie tak menampik ia rela membuat tato karena sikap bucinnya kepada sang kekasih.
"Jadi waktu itu aku umur 18 tahun, aku punya pasangan yang toxic banget waktu itu. Terus aku habis syuting talkshow gitu. Di talkshow aku kayak pamer bisa lima bahasa. Gara-gara itu banyak yang nyuruh aku ikutan Puteri Indonesia," cerita Aurelie Moeremans dalam video yang diunggahnya di Instagram pribadinya.
"Singkat cerita pacar aku saat itu nggak suka, nggak ngebolehin pokoknya. Saking dia takut aku ikutan, dia suruh aku tato. Terus aku kayak ngebucin, akhirnya ya udah aku tato biar kamu tenang," sambungnya.
[Gambas:Instagram]





