Megawati Tegaskan PDIP Partai Penyeimbang, Sebut Pemerintah Bukan Musuh Personal

detik.com
13 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menegaskan posisi partainya sebagai penyeimbang pemerintah. Megawati mengatakan posisi tersebut bukan merupakan sikap abu-abu.

Hal itu disampaikan Megawati dalam pidatonya di penutupan Rakernas I PDIP di Ancol, Jakarta Utara, Senin (12/1/2026). Megawati mengatakan posisi partai penyeimbang merupakan keputusan ideologis.

"Kita secara sadar dan bertanggung jawab memilih posisi sebagai kekuatan penyeimbang kekuasaan negara. Ini bukan sikap netral. Ini bukan posisi abu-abu. Ini adalah keputusan ideologis," kata Megawati.

Baca juga: Megawati Sebut Pilkada Via DPRD Kemunduran Demokrasi, Tak Sesuai Konstitusi

Presiden ke-5 RI ini menilai peran penyeimbang bukan sebagai sikap negatif atau destruktif. Namun, sebagai pengabdian politik.

"Kita mendukung setiap kebijakan negara yang berpihak kepada rakyat, yang menjamin keadilan sosial, memperkuat kedaulatan nasional, serta menjaga kelestarian lingkungan hidup," kata Mega.

Namun, Megawati menekankan partainya juga memiliki kewajiban sejarah dan konstitusional untuk mengoreksi, menentang kebijakan jika bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

Megawati mengatakan dalam sistem demokrasi, pemerintahan bukan merupakan musuh personal. Namun, kata dia, merupakan objek kritik kebijakan yang sah.

Baca juga: Digandeng Anak Puan, Megawati Hadiri Penutupan Rakernas PDIP di Ancol

Megawati pun meminta para kader PDIP untuk tak bersikap reaktif dan destruktif. Dia menegaskan PDIP harus tampil sebagai kekuatan penyeimbang yang ideologis.

"Kita tidak bertujuan menciptakan instabilitas, tetapi juga tidak akan membiarkan stabilitas dibangun dengan mengorbankan demokrasi, keadilan sosial, keadilan ekologis, dan kedaulatan rakyat," tegas Megawati.




(amw/idn)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Konflik Trump Vs The Fed Hidupkan Lagi Sentimen 'Sell America'
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Komisi VIII DPR Desak KPK Proses Hukum Semua Pihak yang Terlibat Kasus Korupsi Kuota Haji
• 4 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Jaksa Agung Mutasi dan Rotasi 34 Personel di Korps Adhyaksa, 19 Jaksa Jabat Kajari
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Paket Pengerjaan 157,49 Km Ruas Jalan di Sulsel Mulai Lelang, Ini Lokasinya
• 20 jam laluharianfajar
thumb
Terungkap! Pembunuh Terapis Spa di Kamar Kos Bekasi Ternyata Suami Siri, Ini Motifnya
• 17 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.