Jakarta, VIVA – Pandji Pragiwaksono ungkap pengalaman janggalnya saat pertunjukan stand up special shownya yang bertajuk Mens Rea pada tahun 2025 lalu. Dalam stand up tersebut, Pandji menduga ada sosok intel.
Dugaan ini bermula sejak awal acara tersebut dimulai. Disebut Pandji bahwa dalam setiap shownya ada aturan bagi penonton untuk tak merekam video atau audio sepanjang acara berlangsung. Alasannya agar materi yang dibawakan sang komika itu tidak bocor keluar.
“Waktu itu emang ada intel. Karena kalau di show stand up gue ada keamanan yang mantau penonton takutnya penonton naikin handphone terus ngerekam. Rekam video nggak boleh, ngerekam audio nggak boleh. Diusir, disita hpnya (kalau ketauan ngerekam),” kata Pandji Pragiwaksono dikutip dari tayangan YouTube HAH production dikutip Selasa 13 Januari 2026.
Lebih lanjut diungkap oleh Pandji saat itu ada salah satu penonton yang terlihat merekam acara show tersebut. Melihat itu salah satu petugas (usher) acara itu langsung menghampiri dan meminta orang tersebut untuk menghapus rekaman itu.
“Ada satu bapak-bapak duduknya di emerald, ketahuan ngerekam. Disamperin sama Usher gue disuruh dihapus,” kata Pandji.
Namun siapa sangka saat sang penonton menghapus video tersebut, tim keamanan langsung dibuat terkejut. Dari sanalah asal muasal kecurigaan pria tersebut adalah intel.
“Kan kalau habis lo hapus videonya kan langsung kebuka folder foto album. Masuknya ke foto album, isinya foto-foto polisi di situ. Wah intel beneran nih. Jadi lucu kan di Mens area ada jokes tel gitu kan. Ternyata emang ada intelnya beneran,” ungkap Pandji.
Pandji juga mengklaim bahwa pihak kepolisian sempat meminta undangan dalam jumlah besar untuk menonton pertunjukkan Mens Rea.
“Jadi waktu itu gue sebut aja deh yang pasti polisi minta undangan lebih dari 100 untuk nonton Mens Rea. Polisi minta undangan lebih dari 100,” kata dia.
Tak sampai di situ, Pandji juga mengaku bisa mengidentifikasi penonton yang datang ke pertunjukannya. Termasuk mereka yang merupakan intel.
“Ketika gue lagi stand up gue bisa ngeliat siapa aja yang menurut gue ada orang. Gue nggak liat yang di emerald tapi gue liat orang di diamond datang bapak-bapak terlambat. Udah pasti nggak appreciate acara, udah pasti bukan datang karena fans. Selama acara nggak ada ketawa-ketawanya sama sekali. Polisi itu yakin seyakin-yakinnya,” ujar dia.


/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F08%2F61967e5c23063c7933c40c57ad019365-20260108TOK.jpg)


