Aldila Sutjiadi Berharap Hadapi Janice Tjen di Final Hobart International

mediaindonesia.com
1 jam lalu
Cover Berita

PETENIS putri andalan Indonesia, Aldila Sutjiadi, mengusung misi besar di turnamen WTA 250 Hobart International di Australia. 

Setelah melewati laga pembuka dengan kemenangan, Aldila mengungkapkan harapannya untuk dapat bertemu rekan senegaranya, Janice Tjen, di babak final.

Harapan ini muncul sebagai bentuk kebanggaan atas prestasi petenis Indonesia yang kian kompetitif di level dunia. 

"Pengennya ketemu Janice di final ya karena berarti kita berdua bisa melaju ke babak final," ujar Aldila melalui pesan instan, Senin (12/1).

Langkah Aldila untuk mewujudkan skenario tersebut dimulai dengan hasil positif. Berpasangan dengan petenis Meksiko, Giuliana Olmos, Aldila sukses mengamankan tiket babak perempat final. Mereka melaju ke delapan besar setelah menumbangkan pasangan Maia Lumsden/Sabrina Santamaria.

Di sisi lain, Janice Tjen, yang berpasangan dengan petenis Polandia, Katarzyna Piter, baru akan memulai perjuangannya pada Selasa (13/1). 

Mereka dijadwalkan menghadapi wakil tuan rumah, Gabriella Da Silva Fick/Alexandra Osborne. Janice dan Piter sendiri memiliki modal kuat, mengingat keduanya merupakan juara ganda putri di Guangzhou, Tiongkok, Oktober 2025 lalu.

Pertemuan antara Aldila dan Janice di lapangan bukanlah hal baru. Pekan lalu di ajang ASB Classic, Auckland, keduanya harus saling berhadapan di babak perempat final. 

Saat itu, Janice, yang berpartner dengan Caty McNally (AS) berhasil mengalahkan Aldila yang berpasangan dengan Makoto Ninomiya (Jepang) melalui drama super tie-break.

Menanggapi kemungkinan bertemu sahabatnya kembali sebagai lawan, Aldila bersikap profesional. Ia menyadari bahwa dalam dunia tenis profesional, pertemuan dengan rekan senegara adalah hal yang lumrah.

"Ya memang itu tenis ya, ya kita bisa ketemu siapa saja, ketemu teman sendiri, jadi memang ya sudah harus menghadapi hal tersebut," kata Aldila. 

Ia menegaskan bahwa hubungan baik di luar lapangan tidak akan mengurangi intensitas persaingan saat bertanding. 

"Perasaannya untuk aku sendiri sih ya walaupun kita teman baik di luar lapangan, tapi saat di dalam lapangan ya kalau kita lawan ya masing-masing ingin untuk menang," tegas Aldila

Kedekatan kedua petenis ini memang sangat erat. Sebelum memulai kalender turnamen 2026, mereka sempat berlatih pramusim bersama di Bali selama dua pekan. 

Selain itu, mereka merupakan pilar utama tim nasional Indonesia yang sukses meraih medali emas nomor ganda putri dan beregu putri pada SEA Games 2025 di Thailand.

Kini, publik tenis Indonesia menanti apakah skenario "All-Indonesian Final" di Hobart dapat terwujud, sekaligus menjadi bukti konsistensi duo srikandi ini di panggung internasional. (Ant/Z-1)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Respons Cepat Pemkab Takalar, Kadis Sosial Serahkan Bantuan ke Korban Terdampak Bencana
• 12 jam laluharianfajar
thumb
6 Shio Ini Tarik Keberuntungan dan Sukses Finansial pada Senin 12 Januari 2026
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Jembatan Bailey Jamur Ujung Rampung Dibangun TNI AD
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Zulhas Targetkan Beras Satu Harga di RI Berlaku Tahun Ini
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Hasil Rakernas, PDI-P Tegas Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD
• 13 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.