PEMBALAP Ducati Lenovo, Marc Marquez, menegaskan ambisi besarnya untuk kembali bertarung dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP musim 2026. Setelah tampil dominan sepanjang musim 2025, pembalap berjuluk The Baby Alien ini kini berada di ambang sejarah besar balap motor dunia.
Musim 2025 menjadi saksi performa fantastis Marquez. Ia berhasil menyegel gelar juara dunia setelah mencatatkan pencapaian luar biasa dengan mengantongi 14 kemenangan seri beruntun.
Kesuksesan tersebut tidak hanya mengembalikan supremasinya, tetapi juga membawanya menyamai rekor sang rival legendaris, Valentino Rossi, dengan koleksi tujuh gelar juara dunia di kelas utama.
Kini, Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Motivasi untuk menjadi pembalap tersukses dalam sejarah inilah yang menjadi bahan bakar utama Marquez menatap musim depan.
"Tujuan utama saya adalah untuk berjuang menjadi jawara dunia. Ini harus menjadi tujuan utama, dan itu akan menjadi tekanan di bahu bagi saya," kata Marc Marquez dikutip dari MotoGP.com.
Namun, jalan menuju gelar kedelapan dipastikan tidak akan mudah. Marquez harus menghadapi tantangan fisik setelah menderita cedera bahu akibat kecelakaan pada seri GP Indonesia di Sirkuit Mandalika, awal Oktober lalu.
Kondisi kebugarannya pascacedera menjadi faktor krusial yang harus ia buktikan pada sesi tes pramusim mendatang.
Selain faktor fisik, peta persaingan di lintasan juga semakin ketat. Marquez kini dikepung oleh para pesaing yang jauh lebih kompetitif, termasuk sang adik, Alex Marquez.
Setelah tampil impresif musim lalu bersama Gresini Racing, Alex Marquez kini akan mendapatkan dukungan teknis yang setara dengan Marc Marquez, yakni motor Desmosedici GP26.
Ancaman lain datang dari rekan setimnya di Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. Setelah sempat kesulitan musim lalu, Bagnaia diprediksi akan bangkit dan beradaptasi lebih cepat dengan motor terbaru.
Di luar kemah Ducati, nama-nama seperti Pedro Acosta (KTM) dan Marco Bezzecchi (Aprilia) juga mulai menunjukkan sinyal positif sebagai penantang gelar baru sejak akhir musim 2025.
Ujian pertama Marquez untuk mengukur kesiapan fisik dan motornya akan tersaji dalam sesi tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia, yang dijadwalkan berlangsung pada 3-5 Februari mendatang.
Sesi ini akan menjadi indikator awal apakah Marquez mampu mengatasi tekanan dan mempertahankan dominasinya di tengah kepungan talenta-talenta muda MotoGP. (Ant/Z-1)



