Mengapa Negara Perlu Memperbanyak Posbakum hingga ke Desa?

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum (Kemenkum) menjadikan pembentukan pos bantuan hukum (posbakum) hingga ke tingkat desa dan kelurahan sebagai salah satu strategi utama memperluas akses keadilan bagi masyarakat.

Kebijakan ini dilakukan karena masih banyak warga, terutama di pedesaan dan kelompok kurang mampu, yang berhadapan dengan persoalan hukum tanpa pengetahuan dan pendampingan memadai.

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyatakan, pemenuhan akses terhadap keadilan merupakan fokus Presiden Prabowo Subianto yang harus dirasakan hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.

Baca juga: Menteri Hukum Soal Stiker WA Pejabat: Kalau Jempol Oke, tapi Ada Batasannya

Oleh karena itu, Kementerian Hukum menargetkan pembentukan posbakum di ribuan desa dan kelurahan pada 2025.

“Tahun 2025, Kemenkum menargetkan pembentukan posbakum untuk seluruh wilayah Indonesia hanya di 7.000 desa/kelurahan,” kata Supratman, saat silaturahmi bersama para pemimpin redaksi media nasional, di Jakarta, Jumat (9/1/2026).

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=Akses Keadilan, Supratman Andi Agats, pemerintah, Menteri Hukum, masyarakat pedesaan, Pos Bantuan Hukum&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8xMy8wNTQ5MjUwMS9tZW5nYXBhLW5lZ2FyYS1wZXJsdS1tZW1wZXJiYW55YWstcG9zYmFrdW0taGluZ2dhLWtlLWRlc2E=&q=Mengapa Negara Perlu Memperbanyak Posbakum hingga ke Desa?§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

Supratman mengatakan, pembentukan posbakum merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan layanan hukum kepada masyarakat.

Ia menegaskan, sebagai pembantu Presiden, Kementerian Hukum berkewajiban menjalankan arah kebijakan yang telah ditetapkan.

“Kami harus menjelaskan apa yang menjadi pikiran dan harapan Presiden. Sebagai pembantu Presiden, kami tahu bahwa Bapak Presiden akan selalu fokus melaksanakan program yang sudah beliau pikirkan,” ujar Supratman.

Dalam perkembangannya, target pembentukan posbakum yang dicanangkan pemerintah justru terlampaui.

Baca juga: Apa Saja yang Bisa Dibantu Posbakum bagi Warga?

Supratman mengungkapkan, kerja sama BPHN dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDTT) serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mempercepat pembentukan posbakum di berbagai daerah.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

“Hari ini sudah terbentuk lebih dari 76.000 posbakum di seluruh Indonesia, di 32 provinsi,” ujar Supratman.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Revolusi Iran Kian Panas, AS Ungkit Operasi Venezuela—Pesan Tersirat untuk Teheran?
• 5 jam laluerabaru.net
thumb
Liverpool Melaju ke Putaran Keempat Piala FA
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
Pakai QRIS Ada Biaya Admin? Ini Penjelasan BI
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pantau Situasi di Iran, Kemlu: Evakuasi WNI Belum Diperlukan
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Sinopsis JEJAK DUKA DIANDRA SCTV Episode 9, Hari Ini Senin 12 Januari 2026: Pertemuan Dimitri–Diandra Diwarnai Insiden Tak Terduga
• 19 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.