Toyota Innova Reborn Diesel Bekas Masih Diburu, Tahun Lawas Primadona

kumparan.com
11 jam lalu
Cover Berita

Pergerakan pasar mobil bekas di awal 2026 menunjukkan perubahan menarik, khususnya pada segmen MPV menengah. Toyota Innova Reborn yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai mobil tangguh kini mulai mengalami penurunan minat, terutama untuk varian bensin.

Owner Lapak Mobil di Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Peter, mengungkapkan bahwa saat ini tidak sedikit pedagang yang justru masih menahan stok Innova Reborn. Penyebabnya, harga bekasnya sudah bersentuhan dengan MPV generasi baru dari merek lain.

“Ada yang nyetok malahan Toyota Innova Reborn. Sekarang sudah mulai kurang peminat,” buka Peter kepada kumparan baru-baru ini.

Menurutnya, harga Innova Reborn bekas kini berada di level yang membuat konsumen berpikir ulang. Dengan bujet yang sama, pembeli bisa mendapatkan MPV tahun lebih muda dari kompetitor.

“Harganya kan sudah Rp 200 jutaan. Bekasnya mirip dengan harga bekas Hyundai Stargazer atau Mitsubishi Xpander. Jadi orang dapatnya tahun muda, sementara Innova Reborn dapatnya tahun tua,” ujarnya.

Untuk pasarannya, Innova Reborn bensin tahun 2017 saat ini berada di kisaran Rp 200 juta hingga Rp 210 jutaan. Sementara unit yang lebih muda, seperti tahun 2021, masih dibanderol sekitar Rp 250 juta sampai Rp 260 jutaan.

Namun cerita berbeda terjadi pada varian diesel. Peter menyebut, meski ikut mengalami penyesuaian harga, Innova Reborn diesel tetap memiliki basis peminat yang kuat.

“Kalau yang diesel pasarnya masih ada. Tipe G juga ikut turun, tapi tetap dicari,” ucapnya.

Ia merinci, Innova Reborn diesel tipe G tahun 2019 kini berada di rentang Rp 300 juta sampai Rp 310 jutaan. Untuk tahun 2016, harganya sudah turun ke bawah Rp 300 juta, meski unitnya mulai langka di Jakarta.

“Barangnya sudah nggak banyak di Jakarta. Banyaknya di luar kota. Di daerah semua,” kata Peter.

Bahkan untuk unit yang lebih tua, seperti tahun 2014–2015, harga sangat bergantung pada kondisi dan jarak tempuh. Kisaran harganya bisa cukup lebar, mulai dari Rp 220 juta hingga Rp 250 jutaan.

“Kalau kilometernya masih masuk dan kondisi bagus, harganya bisa masih segitu,” jelasnya.

Menariknya, segmen diesel justru paling ramai diburu pada tahun-tahun lama. Peter menyebut Innova diesel keluaran 2010–2015 menjadi incaran utama pasar saat ini.

“Yang gampang jual itu justru diesel tahun 2010 sampai 2015. Dicari banget,” ujarnya.

Alasannya sederhana: harga sudah dianggap lebih masuk akal. Di atas Rp 250 jutaan, minat pembeli mulai menyusut.

“Harganya sudah terjangkau. Kalau masih di atas Rp 250 juta orang lebih mikir,” tambahnya.

Meski demikian, pembeli tetap harus realistis. Di rentang usia tersebut, mayoritas unit sudah mencatatkan jarak tempuh tinggi, bahkan menyentuh 200 ribu kilometer atau lebih.

“Kilometernya biasanya sudah tinggi. Tapi yang penting kondisi bagus, masih normal semua, enak dilihat. Kalau diesel, itu masih laku,” tuntas Peter.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kematian Terapis Spa di Bekasi Terungkap, Dibunuh Suami yang Cemburu Buta
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Alasan Polisi Proses Laporan Terhadap Pandji Pragiwaksono
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ketum AP3KI: KemenPAN-RB & DPR Harus Bersikap Sebelum Pemutusan Kontrak Kerja PPPK Marak
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Syarat Nilai IQ Masuk SMA Taruna Nusantara, Kini Hadir di Malang Diresmikan Prabowo
• 3 jam laludisway.id
thumb
Polisi Bekuk 2 Pelaku Peredaran Narkoba, Sita Sabu dan 81 Catridge Vape Mengandung Etomidate
• 7 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.