Pantau - Michael Carrick, mantan gelandang timnas Inggris dan Manchester United, menjadi calon terkuat untuk mengisi posisi pelatih sementara Manchester United (MU) setelah pemecatan Ruben Amorim pada awal pekan lalu.
Carrick Ungguli Solskjaer, Kesepakatan Hampir TuntasCarrick dilaporkan telah menerima proposal kontrak dari manajemen MU.
"Kesepakatan sudah hampir selesai dan akan ditandatangani pekan ini," ungkap pakar transfer Eropa, Fabrizio Romano, pada Senin.
Jika kesepakatan rampung, Carrick akan melatih MU hingga akhir musim 2025/2026.
Carrick dianggap lebih unggul dibandingkan kandidat lainnya, termasuk mantan pelatih MU, Ole Gunnar Solskjaer.
Solskjaer sebelumnya menjabat pelatih MU pada periode 2018–2021, menggantikan Jose Mourinho, sebelum akhirnya dipecat akibat performa tim yang tidak konsisten.
Baik Carrick maupun Solskjaer diketahui telah melakukan pertemuan dengan Direktur Olahraga MU, Jason Wilcox.
Keduanya mempresentasikan rencana dan pendekatan masing-masing kepada jajaran pimpinan klub.
Laporan dari Sky Sports menyebut Carrick dinilai lebih meyakinkan karena menyampaikan gagasan jangka pendek yang realistis untuk menyelamatkan performa tim.
Namun, faktor kedekatan emosional dan popularitas Solskjaer di kalangan fans tetap menjadi pertimbangan dalam proses seleksi.
MU Masih di Bawah Darren Fletcher, Hasil Belum MemuaskanSembari menunggu keputusan resmi, Manchester United masih berada di bawah arahan Darren Fletcher sebagai pelatih interim.
Namun, performa tim di bawah Fletcher belum menunjukkan hasil yang memuaskan.
MU hanya mampu bermain imbang 2-2 saat menghadapi Burnley dalam lanjutan Liga Inggris.
Setelah itu, MU harus menelan kekalahan 1-2 dari Brighton di ajang Piala FA.

