Bisnis.com, MALANG — Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang menambah armada truk tangki menjadi empat unit untuk memperkuat layanan darurat saat terjadi gangguan kepada pelanggan.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan tambahan satu unit truk tangki air berkapasitas 5.000 liter merupakan bantuan dari PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM/Bank Jatim). Oleh karena itulah, Pemkot Malang mengapresiasi Bank Jatim yang mendukung kelancaran dan peningkatan layanan air minum di kota setempat sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pemerintah Kota Malang menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bank Jatim atas bantuan CSR ini. Semoga truk tangki ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pelayanan air minum, sehingga masyarakat tetap terlayani dengan baik,” ujarnya, Senin (12/1/2026).
Direktur Utama Perumda Tugu Tirta, Priyo Sudibyo, menyampaikan bahwa truk tangki tersebut akan dimaksimalkan sebagai armada pendukung pelayanan, khususnya dalam kondisi darurat atau gangguan distribusi. Saat ini, truk tangki milik Perumda tersebut berjumlah tiga unit. Dengan adanya bantuan tersebut, maka armada truk tangki bertambah menjadi empat unit.
“Truk tangki ini akan kami optimalkan sebagai back up layanan, terutama apabila sewaktu-waktu terjadi gangguan distribusi. Dengan demikian, suplai air minum kepada masyarakat tetap dapat terjaga dan tidak terganggu,” ungkapnya.
Dia berharap bantuan CSR dari Bank Jatim ini dapat memberikan manfaat yang tepat guna sekaligus menjadi penguat sinergi antar lembaga.
Baca Juga
- Bank Jatim (BJTM) Bukukan Laba Bersih Rp1,27 Triliun per November 2025
- RUPS Bank Banten (BEKS) Sepakati Bank Jatim (BJTM) jadi Pemegang Saham Pengendali
- Aksi Suntikan Modal dan Akuisisi BPD oleh Bank Jatim Dinilai Belum Berdampak Signifikan
“Kami berharap CSR ini benar-benar tepat guna bagi pelayanan kepada masyarakat. Ke depan, kerja sama Perumda Tugu Tirta dengan Bank Jatim sebagai mitra perbankan juga dapat terus ditingkatkan dan memberikan dampak positif bagi pembangunan Kota Malang,” ucapnya. (K24)





