GenPI.co - PDIP mengusulkan penerapan teknologi atau e-voting dalam Pilkada secara langsung, untuk menekan biaya politik yang tinggi.
Ketua DPD PDIP Aceh Jamaluddin Idham mengatakan partainya secara tegas ingin mempertahankan Pilkada secara langsung oleh rakyat.
“Menjaga hak rakyat menentukan pemimpinnya, guna memperkuat legitimasi dan kepastian masa jabatan yang bersifat tetap lima tahun,” katanya dikutip dari Antara, Selasa (13/1).
Jamaluddin dalam membacakan rekomendasi Rakernas I PDIP menyampaikan hak rakyat tidak boleh diganggu gugat, demio menjaga legitimasi pemerintahan.
PDIP merekomendasikan transformasi sistem pemungutan suara dan penguatan integritas penyelenggara untuk solusi tingginya biaya politik.
Dia mengungkapkan PDIP mendorong penggunaan teknologi, untuk efisiensi anggaran dan tetap menjaga kualitas demokrasi.
“PDIP mendorong pelaksanaan Pilkada dengan menerapkan e-voting, penegakan hukum bagi pelanggar pemilu, dan mencegah mahar politik,” tuturnya.
Rekomendasi PDIP selanjutnya, yakni pembatasan biaya kampanye dan profesionalitas penyelenggara pemilu.
Jamaluddin mengatakan sistem pilkada yang bersih, bisa melahirkan pemimpin yang berdedikasi untuk kesejahteraan rakyat.
“Kita jaga marwah demokrasi, dengan penegakan hukum yang tegas terhadap politik uang,” ucapnya. (ant)
Kalian wajib tonton video yang satu ini:




