Presiden Kuba Tolak Tuduhan AS Soal Imbalan Pasokan Minyak Venezuela

metrotvnews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Melalui media sosial Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel menyatakan bahwa siap untuk membela negaranya dan menolak tuduhan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang menyebut bahwa Kuba memberikan layanan keamanan ke Venezuela sebagai imbalan pasokan minyak.

Donald Trump sebelumnya menyarankan Kuba agar membuat kesepakatan dengan Washington dan mengancam akan menghentikan pasokan minyak serta dukungan keuangan ke Kuba.
 

Baca Juga :

Dolar AS Tersungkur di Tengah Ancaman Hukum Powell soal Renovasi Gedung Fed

Díaz-Canel menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak memiliki otoritas moral untuk menuduh Kuba dan menyebut tekanan ekonomi selama enam dekade sebagai penyebab utama krisis di negaranya.

Ia menyatakan bahwa Kuba adalah negara merdeka dan berdaulat serta siap mempertahankan diri dari ancaman luar. Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodriguez juga menyebut bahwa Amerika Serikat bersikap hegemonik dan mengganggu hubungan dagang Kuba dengan negara lain.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Apel Pagi Bersama Awal Tahun 2026 di Lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan secara Virtual
• 23 jam lalufajar.co.id
thumb
Dipecat Madrid, Xabi Alonso Sudah Menyatakan Keinginannya Latih Liverpool
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Pemerintah Bahas Rencana Pemindahan WNI Terpidana Terorisme di Filipina
• 7 menit lalurepublika.co.id
thumb
Kemlu Upayakan Pembebasan WNI Korban Penculikan Bajak Laut di Perairan Gabon
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Sinergi untuk Negeri, Astra Agro Bersama Pemkab Pasangkayu Percepat Pemulihan Banjir
• 3 jam lalufajar.co.id
Berhasil disimpan.